Florentino Perez Jadi Presiden Real Madrid Lagi, Tak Punya Lawan!

Florentino Perez akhirnya jadi presiden Real Madrid lagi karena tak punya lawan. Tidak ada yang berani maju mencalonkan diri.

Florentino Perez

Berita Liga Spanyol – Florentino Perez akhirnya jadi presiden Real Madrid lagi karena tak punya lawan. Tidak ada yang berani maju mencalonkan diri.

Florentino Perez, Presiden Real Madrid, tak tergoyahkan karena sama sekali tak punya lawan untuk jabatan bergengsi tersebut. Ya, Florentino Perez akan bertahan sebagai presiden Real Madrid sampai 2021. Sama sekali tidak ada kandidat lain yang berani maju untuk menantang Perez sebagai calon presiden Los Blancos.

Semuanya tahu jika tenggat waktu mencalonkan diri sebagai presiden Los Blancos jatuh pada Minggu (18/06/2017). Klub lantas terpaksa harus mengumumkan pernyataan bahwa Perez akan kembali menjabat sebagai orang nomor satu di klub ibu kota Spanyol tersebut. Tak tergoyahkan.

Florentino Perez sendiri awalnya memulai masa bakti keduanya sebagai Presiden Real Madrid pada 2009. Sejak 2009 Perez telah membawa klub sampai memenangi tiga gelar Liga Champions dalam waktu empat tahun! Jelas bukan pencapaian sederhana.

Dengan prestasi semengkilap itu, wajar jika kemudian jadi sulit mendapatkan pesaing seimbang bagi Perez. Pihak klub juga sebelumnya sudah mengganti peraturan-peraturan internalnya untuk pencalonan presiden pada 2012.

Hal itu membuat siapapun yang tertarik menjadi presiden klub harus telah jadi anggota Real Madrid selama setidaknya 20 tahun! yang artinya bertambah sepuluh tahun dari persyaratan sebelumnya. Masih kurang? Calon harus punya jaminan pribadi senilai lebih besar dari 75 juta euro dari bank Spanyol. Ebuseet..

Semua syarat itu sontak ikut mencegah adanya kandidat potensial lain dalam pemilihan terakhir pada 2013 dan memang tidak ada yang berani maju dalam periode sepuluh hari sejak proses pemilihan dimulai pada 8 Juni.

Fakta itu membuat raksasa perusahaan konstruksi Perez, yang berusia 70 tahun pada tahun ini, melaju kencang bagai melewati jalan tol sendirian untuk masa bakti ketiganya dan yang kelima kalinya secara keseluruhan. Untuk jangka panjang, hal tersebut bisa berdampak buruk bagi klub untuk urusan regenerasi kepemimpinan mereka.

Sepakbola.cc