Florentino Perez Jadi Presiden Real Madrid Hingga 2021

Presiden incumbent, Florentino Perez, berhasil pertahankan jabatannya dan akan memimpin Real Madrid hingga 2021 mendatang.

Liga Spanyol  - Florentino Perez Jadi Presiden Real Madrid Hingga 2021

Berita Liga Spanyol – Presiden incumbent, Florentino Perez, berhasil mempertahankan jabatannya dan akan memimpin Real Madrid hingga 2021 mendatang

Tidak ada kandidat yang lolos melawan pria berusia 70 tahun itu, meski tampaknya dia memiliki pekerjaan besar di tangannya untuk meyakinkan Cristiano Ronaldo untuk tinggal di Santiago Bernabeu.

Florentino Perez akan tetap menjadi presiden Real Madrid hingga 2021 setelah tidak ada kandidat yang melawannya.

Perez, yang pertama kali memegang jabatan pada tahun 2000, menang tanpa perlawanan, dengan juara Spanyol dan Eropa itu mengumumkannnya pada hari Senin.

Pria berusia 70 tahun itu tengah menjalani masa kesuksesan di Madrid, yang merebut Liga Champions ketiga mereka dalam empat musim di tahun 2016-17.

Skuad asuhan Zinedine Zidane juga merebut gelar Liga Utama untuk pertama kalinya sejak 2012.

Sementara Los Blancos meraih double winners mereka dengan la Liga dan Liga Champions setelah terakhir kali meraihnya pada 59 tahun silam/

Setelah membawa era Galacticos di Madrid, Perez dan klub bisa melanjutkan pendekatan tersebut dengan menambahkan bintang Monaco Kylian Mbappe ini di musim panas ini.

Namun, spekulasi mengenai masa depan Cristiano Ronaldo terus mengemuka, dengan laporan bintang tersebut ingin meninggalkan Spanyol karena kekecewaannya pada tuduhan pajak kepada dirinya.

Ini pun akan menjadi tugas berat yang pertama-tama harus diselesaikan oleh Perez setelah mempertahankan jabatannya, dengan sudah bukan rahasia bahwa Cristiano Ronaldo adalah sosok kunci dalam keberhasilan Real Madrid sejak kedatangannya dari Manchester United pada 2009 silam.

Madrid diyakini akan kesulitan menemukan pengganti sepadan untuk Ronaldo, dengan Mpabbe terlalu muda dan baru berkembang untuk bisa dibebani menjadi suksesornya, sementara Eden Hazard tak memiliki konsistensi, karakter kuat, dan produktivitas selevel dengan kapten Portugal itu.