Gus Poyet Aman Meski Dibantai Real Madrid

21

Pasca dicukur paksa dihadapan publiknya sendiri oleh Real Madrid, pelatih Real Betis Gus Poyet kini harus menghadapi ketidakpercayaan dari para suporter. Gus Poyet menerima cemoohan dari publik Benito Villamarin namun klub secara penuh masih memberikan dukungan kepada pelatih berusia 48 tahun itu. Real Betis harus menerima kekalahan yang memalukan dari tim tamu Real Madrid karena […]

Liga Spanyol  - Gus Poyet Aman Meski Dibantai Real Madrid

Liga Spanyol  - Gus Poyet Aman Meski Dibantai Real Madrid

Pasca dicukur paksa dihadapan publiknya sendiri oleh Real Madrid, pelatih Real Betis Gus Poyet kini harus menghadapi ketidakpercayaan dari para suporter.

Gus Poyet menerima cemoohan dari publik Benito Villamarin namun klub secara penuh masih memberikan dukungan kepada pelatih berusia 48 tahun itu.

Real Betis harus menerima kekalahan yang memalukan dari tim tamu Real Madrid karena kebobolan enam gol dan hanya bisa membalas satu biji gol saja, pada Minggu (16/10) dini hari WIB.

Raphael Varane membuka keran gol El Real pada menit keempat, yang disusul kemudian oleh Karim Benzema, Marcelo, Isco dan Cristiano Ronaldo.

Satu-satunya gol yang dibuat Betis terjadi di babak kedua, tepatnya menit 56 melalui Alvaro Cejudo.

Hasil yang kurang baik dan memalukan tersebut memuat para fans mencemooh Poyet yang memintanya turun jadi kursi kepelatihan.

Meski harus menelan kekalahan dengan skor telak, ternyata klub asal Seville melalui wakil presidennya Jose Miguel Lopez Catalan itu masih memberikan dukungan kepada Gustavo Poyet.

“Ya, kami masih mendukung sepenuhnya pelatih. Kami sudah menjalani delapan laga liga, meraup delapan poin dan kami belum menemukan permainan terbaik kami,” ujar Catalan pada Movistar+.

“Ini adalah sesuatu yang harus disadari oleh Gustavo, tapi kami akan terus berusaha agar kami bisa meraih hasil yang diinginkan.”

“Sangat normal bagi Beticos untuk marah. Kami semua memang kecewa. Para fans tidak layak menerima kekalahan memalukan ini.”

“Kami membangun tim baru, dengan 12 pemain baru dan pelatih baru juga, sehingga akan membutuhkan waktu untuk memetik buahnya, khususnya di area pertahanan.”

“Di sisi lain, Real Madrid adalah tim yang hebat, tapi saya melihat kesalahan ada di kubu Betis, khususnya di lini pertahanan.”

“Kami memberikan pertandingan terlalu mudah di babak pertama dengan banyaknya kesalahan, yang seharusnya tidak pernah terjadi.”

“Setelah dua pekan menjalani jeda internasional, kami berlatih keras, tidak ada pemain yang cedera dan melaju terus.”

“Tapi sangat jelas adanya kesalahan di lini belakang dan kami tidak bisa bangkit membalas,” tambah Catalan.