Mascherano Kartu Merah , Real Madrid Gembira

39

Pemain Barcelona Javier Mascherano dikartumerah pada laga vs Eibar Senin dinihari WIB akibat mengumpat wasit, dan Real Madrid akan sangat bergembira jika hukuman itu sampai berujung skorsing empat laga. Mengapa? Begini penjelasannya …

Liga Spanyol  - Mascherano Kartu Merah , Real Madrid Gembira

Berita Bola : Pemain Barcelona Javier Mascherano dikartumerah pada laga vs Eibar Senin dinihari WIB akibat mengumpat wasit, dan Real Madrid akan sangat bergembira jika hukuman itu sampai berujung skorsing empat laga. Mengapa? Begini penjelasannya …

Manajer Barcelona Luis Enrique telah membela apa yang dilakukan Javier Mascherano setelah gelandang itu diusir dari lapangan karena mengumpat dalam kemenangan Barcelona 3-1 atas Eibar.

Pemain Argentina internasional itu diberi kartu merah langsung oleh wasit Carlos del Cerro di menit ke-83 setelah menyuarakan kekesalannya, yang wasit rasa umpatan itu ditujukan kepadanya.

Tergantung pada panjang suspensinya yang akan didapatkannya, Mascherano bisa saja melewatkan El Clasico melawan Real Madrid pada tanggal 22 November 2015. Bek Barcelona lainnya, Gerard Pique, juga pernah kena suspensi akibat kesalahan mengumpat serupa dan ia waktu itu terkena empat laga.

Jika sampai melewatkan El Clasico, Real Madrid akan sangat gembira karena Mascherano dikenal sebagai bek yang tangguh.

Enrique tidak yakin rasa frustrasi Mascherano tertuju kepada wasit namun ia mengklaim ofisial pertandingan terlalu berat dalam menghukum ekspresi para pemain.

“Hari ini adalah contoh terbaik, wasit menjatuhkan hukuman atas protes lebih berat daripada tekel keras. Sebuah tim keras seperti Eibar seharusnya dijatuhkan lebih banyak kartu lagi,” kata bos Barca dengan jengkel kepada wartawan.

“Ini adalah sesuatu yang biasa dan kami harus memperbaiki ini. Mascherano tidak berbicara kepada wasit, dia mengatakan sesuatu yang normal dalam pertandingan sepak bola yang bermain dengan kecepatan tinggi.

“Mascherano mengatakan ‘la concha de tu madre’ [dasar mem**  ibunya], itu adalah ekspresi Argentina yang khas seperti kita katakan di sini ‘los cojones’ [dasar pel**], atau sesuatu seperti itu.”

“Saya harus melihat apakah ia mengatakan itu terhadap wasit atau hanya pelampiasan frustrasi. Kami harus mencoba untuk tidak melakukan hal ini tapi itu rumit selama pertandingan sepak bola.”

Enrique melanjutkan dengan memuji Luis Suarez, setelah pemain Uruguay itu menjaringkan hattrick dalam kemenangan yang membantu klub menduduki bersama pincak La Liga.

“Apa yang Suarez berikan untuk tim kami tak ternilai harganya, dia adalah pemain yang tak tergantikan bagi kami,” tambahnya.

Ex Liverpool itu mencatatkan 10 gol dalam 14 pertandingan di semua kompetisi.