La Liga Tanpa Barcelona? Mau Jadi Tertawaan Dunia?

54

Catalonia (atau Katalan), sebuah provinsi di dekat perbatasan dengan Prancis, akan mengadakan referendum tanggal 9 November mendatang, mengumpulkan pendapat warganya guna menentukan apakah akan memisahkan diri atau tidak dari Spanyol. Terhadap ide itu sudah muncul ancaman-ancaman dari pihak pemerintah pusat Spanyol. Salah satunya,  Barcelona (dan juga Espanyol yang juga berasal dari Catalonia) akan dikeluarkan dari […]

Liga Spanyol  - La Liga Tanpa Barcelona? Mau Jadi Tertawaan Dunia?

Catalonia (atau Katalan), sebuah provinsi di dekat perbatasan dengan Prancis, akan mengadakan referendum tanggal 9 November mendatang, mengumpulkan pendapat warganya guna menentukan apakah akan memisahkan diri atau tidak dari Spanyol.

Terhadap ide itu sudah muncul ancaman-ancaman dari pihak pemerintah pusat Spanyol. Salah satunya,  Barcelona (dan juga Espanyol yang juga berasal dari Catalonia) akan dikeluarkan dari La Liga Spanyol karena liga itu hanya melayani klub-klub Spanyol.

Itu lelucon terbesar abad ini.

Mau jadi apa La Liga tanpa Barcelona? Mau jadi tertawaan dunia?

La Liga menarik antara lain karena ada persaingan sepanjang waktu antara Real Madrid dan Barcelona. Laga di antara mereka berdua bahkan sampai punya julukan khusus, El Clasico.

Jika Barcelona FC sampai dikeluarkan dari La Liga, jumlah penonton akan merosot drastis. Real Madrid tidak akan punya lawan sepadan lagi, kecuali mungkin Atletico Madrid, jika Diego Simeone masih mau bertahan di sana, dan jika mereka tidak merosot prestasinya.

Contoh soal ini sudah pernah ada. Di Liga Skotlandia. Liga itu masih menarik ketika masih ada persaingan abadi antara Glasgow Rangers vs Glasgow Celtics. Tapi sejak Rangers diturunkan derajatnya ke divisi-divisi di bawahnya karena ada persoalan finansial, Celtics seperti onani bola sendirian. Tidak ada lawan sepadan.

Sama seperti F1 pada zaman ketika Ferrari dan Michael Schumacher berkuasa terus menerus.

Karena itu percayalah, sekalipun Catalonia memutuskan merdeka, FC Barcelona tidak akan dikeluarkan dari La Liga Spanyol.

Lagipula sudah ada preseden hukumnya. Andorra, sebuah negara mungil di perbatasan Spanyol-Prancis selama ini ikut serta dalam La Liga.

Spanyol akan memerlukan satu amandemen atas aturan itu sehingga mengizinkan sebuah negara lain di luar Andorra, yakni Catalonia, ikut serta dalam La Liga Spanyol.

Itulah yang berusaha disampaikan oleh Presiden La Liga Javier Tebas, namun disalahartikan oleh media.

Javier Tebas (yang lahir di Kosta Rika, tetapi yang keluarganya berasal dari Spanyol) mengatakan, saat ini aturan La Liga hanya mengizinkan tim dari wilayah independen Andorra untuk berpartisipasi dalam liga. Klub Catalan akan memerlukan “amandemen hukum” untuk terus bermain, Tebas melanjutkan.

Barcelona dan Espanyol tidak bisa bermain di liga jika Catalonia merdeka. Ini karena UU Olahraga memiliki ketentuan tambahan bahwa hanya tim negara Spanyol yang bisa bermain di liga, dan mereka dari Andorra,” kata Tebas kepada stasiun radio Onda Cero.

Tebas melanjutkan, seperti dikutip Reuters, “Saya tidak bisa membayangkan LFP tanpa Barca Dengan cara yang sama seperti saya tidak bisa membayangkan Catalonia tanpa Spanyol. Juga jika itu terjadi,mau disebut apa liga ini: Liga Spanyol atau Liga Iberia?”

Dan dia menambahkan, seperti dikutip Sport: “Kompetisi akan hilang tanpa Barcelona dan klub Catalan lain. Saya tidak bisa membayangkan liga tanpa Barca, Espanyol, Sabadell, Girona. Semua bisnis kami akan anjlok.”

“Agar amandemen tersebut diberi lampu hijau, kita harus menunggu dan melihat pihak-pihak yang terkena dampak itu akan menyetujui perubahan tersebut,” katanya, mengacu pada pertanyaan, bagaimana reaksi Spanyol jika Catalonia berhasil memisahkan diri.

Dia kemudian mengatakan, jika Catalonia memisahkan diri maka itu akan menjadi “bencana untuk pengembangan industri sepakbola.”

Jika Barcelona tidak lagi anggota maka La Liga akan kehilangan salah satu dari dua tim terbaiknya dan sejumlah pemain terbaik liga yang pernah ada. La Liga akan menjadi bahan tertawaan, dan menjadi liga pinggiran. Jutaan orang akan berhenti menonton sama sekali. Itulah sebabnya jika Catalonia menemukan cara untuk memisahkan diri, aturan pasti akan diubah.

Lagipula, banyak yang tidak paham. Referendum tanggal 9 November nanti sifatnya tidak berketetapan hukum (non-binding referendum). Itu sebenarnya cuma cara pemerintah lokal Catalonia menjajaki suara wargaya. Lebih tepat disebut survei karena sifatnya yang tidak mengikat itu. Ini sebenarnya akal-akalan pemerintah Catalonia untuk meredam nafsu amarah Madrid.