Lionel Messi Idap Penyakit “Visceral Disappointment”

31

Performa Lionel Messi bersama Barcelona banyak dinilai oleh para pengamat  menurun jauh sekali dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya. Kondisi emosi Messi yang tidak stabil, diduga menjadi penyebab utama penurunan performa Messi. Ana Lombard, seorang ahli stress management asal Argentina juga turut menganalisa penurunan performa Messi. Menurutnya, Lionel Messi mengidap penyakit yang dinamakan “Visceral Disappointment”. “Penyakit ini adalah problem emosional yang mempengaruhi mental dan kapasitas fisik […]

Liga Spanyol  - Lionel Messi Idap Penyakit "Visceral Disappointment"
Performa Lionel Messi bersama Barcelona banyak dinilai oleh para pengamat  menurun jauh sekali dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya. Kondisi emosi Messi yang tidak stabil, diduga menjadi penyebab utama penurunan performa Messi.
Ana Lombard, seorang ahli stress management asal Argentina juga turut menganalisa penurunan performa Messi. Menurutnya, Lionel Messi mengidap penyakit yang dinamakan “Visceral Disappointment”.
“Penyakit ini adalah problem emosional yang mempengaruhi mental dan kapasitas fisik seseorang. Jika dia mengalami kekecewaan terhadap satu situasi dan akhirnya mempengaruhi dirinya, efeknya adalah ia akan berhenti percaya diri dan tidak akan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya,” ujar Ana seperti dilansir Marca.
Ini juga penyebab mengapa Messi sering muntah di sepanjang musim ini. Menurut Ana, kekecewaan yang dialami Messi  sudah berada dalam level yang sangat tinggi.
“Sistem penceranaan, yang terhubung dengan otak, bekerja secara otomatis, terhubung juga dengan sistem emosi otak kita. Manusia bekerja secara emosional melalui sistem pencernaan, ia akan sering muntah sebagai dampaknya.” jelas Ana.
Banyak yang menduga ‘penyakit’ Messi ini semakin parah semenjak kehadiran Neymar. Terutama sejak terbongkarnya skandal transfer Neymar, Messi mulai tidak nyaman berada di skuad Azulgrana. Apalagi alasannya kalau bukan Gaji Neymar yang lebih tinggi darinya.
Namun kini, Messi sudah mendapatkan kenaikan gaji. Dengan kenaikan tersebut, Messi menjadi pemain bergaji tertinggi di dunia dengan nilai sebesar 22 juta euro per tahun. Namun menurut Ana, kenaikan gaji bukan solusi paling tepat untuk mengobati penyakit tersebut. Gimana dong bu dokter?