Luis Enrique Masih Merasa Berhutang Pada Louis Van Gaal

Sepakbola – Pelatih Barcelona Luis Enrique memuji Louis van Gaal sebagai salah satu pelatih terbaik yang pernah melatih Blaugrana.

Liga Spanyol  - Luis Enrique Masih Merasa Berhutang Pada Louis Van Gaal

Gilabola.com – Pelatih Barcelona Luis Enrique memuji Louis van Gaal sebagai salah satu pelatih terbaik yang pernah melatih Blaugrana.

Louis van Gaal telah menyatakan pensiun tahun ini dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Belanda De Telegraaf. Keputusan pensiun itu diambil pelatih asal Belanda itu delapan bulan setelah kepergiannya dari Manchester United.

Namun, pria 65 tahun itu juga kemudian menjelaskan bahwa ia mengambil waktu lain sebelum memutuskan masa depannya di akhir tahun, dengan masih menjadi “kesempatan baik” jika ia pensiun.

Luis Enrique bermain untuk Barca ketika klub itu dibesut Van Gaal pada periode 1997-2000 dan periode 2002-03.

Meskipun ia memenangkan dua gelar LaLiga, Copa del Rey dan Piala Super Eropa selama tugas pertamanya, keberhasilan mantan pelatih Ajax tersebut di Catalonia sering dibayangi oleh hubungan yang terkenal dingin dengan media lokal dan fakta persaingan dengan Real Madrid yang memenangkan dua mahkota Liga Champions meskipun dikalahkan di kompetisi dalam negeri.

Namun demikian, Luis Enrique yakin kehadiran Xavi, Andres Iniesta, Carles Puyol dan Victor Valdes di tim pertama telah menjadi sejarah besar bagi Barca.

“Saya cukup beruntung untuk bekerja dengan dia dua kali dan saya memiliki pendapat yang tinggi dari dirinya pribadi karena hubungan yang kami punya,” mantan pelatih Roma dan Celta Vigo itu mengatakan pada media.

“Dia adalah salah satu pelatih terbaik yang pernah kita miliki di sini, saya belajar banyak dari dia. Dia adalah karakter yang kuat, tetapi dia juga sebagai pelatih yang besar juga. Saya akan mengatakan dia adalah salah satu yang terbaik yang pernah saya alami.”

“Ketika dia datang ke klub, dia sangat cocok dengan gagasannya tentang pengusaan bola dan bermain asosiatif.  Dia orang yang sangat metodis, bekerja sangat keras dan dia memiliki aturan tertentu yang selalu menjadi prinsipnya, apa pun penafsiran para pemain harus mengikuti apa keinginan pelatih seperti dia,” jelas Enrique.