Luis Suarez di Masa Muda, Simak Apa Kata Ibunya!

4062

Ibunda Luis Suarez mengenang perjalanan karir anaknya ketika masih muda hingga akhirnya berpetualang di Belanda bersama Ajax Amsterdam. Sandra Diaz, ibu Luis Suarez mengenang anaknya yang sangat mencintai sepak bola dan bahkan cenderung nekad. Menurut berita yang dirilis oleh majalah Panenka, kehidupan Luis Suarez kala masih muda tidaklah mudah. Datang dari keluarga sederhana, Suarez mulai […]

Liga Spanyol  - Luis Suarez di Masa Muda, Simak Apa Kata Ibunya!

Liga Spanyol  - Luis Suarez di Masa Muda, Simak Apa Kata Ibunya!

Ibunda Luis Suarez mengenang perjalanan karir anaknya ketika masih muda hingga akhirnya berpetualang di Belanda bersama Ajax Amsterdam.

Sandra Diaz, ibu Luis Suarez mengenang anaknya yang sangat mencintai sepak bola dan bahkan cenderung nekad. Menurut berita yang dirilis oleh majalah Panenka, kehidupan Luis Suarez kala masih muda tidaklah mudah.

Datang dari keluarga sederhana, Suarez mulai bermain sepak bola bertelanjang kaki karena tidak memiliki sepatu.

“Satu-satunya sepatu yang ia miliki hanya untuk dipakai ke sekolah, bukan untuk bermain sepak bola. Jadi biasanya dia bermain sepak bola tanpa mengenakan alas agar tidak ketinggalan satu pertandingan pun,” ujar Diaz.

Ambisi yang dimiliki anaknya itu membuat Diaz rela melobi pelatih klub ‘orang kaya’ Club Urreta yang berada di kota Montevideo.

“saya membawa dia pergi satu malam dan Club Urreta mengatakan bahwa Suarez bisa masuk seleksi, sebab pada akhirnya mereka akan mengurangi jumlah peserta uji coba.”

“Lalu saya menemui pelatih dan menjelaskan situasinya, bahwa saya berasal dari Salto dan Maxi, saudara lelaki Suarez, meyakinkan sang pelatih bahwa adiknya merupakan pemain depan yang hebat.”

“‘Ah, dia seorang striker? Bagus, kami akan mencoba dia. Bawa dia pada Kamis dan kita lihat nanti. Namun saya tidak bisa menjanjikan apapun’, kata pelatih itu,” ingat Sandra Diaz.

Pada pertandingan pertamanya di klub yang juga pertama, Suarez tidak dimainkan di babak pertama dan tertinggal 2-0.

Namun kala pelatih memainkan Suarez, El Pistolero langsung mencetak empat gol di usianya yang baru tujuh tahun.

“Saya tidak pernah membangunkan dia pada pagi hari untuk berangkat latihan. Dia bangun sendiri. Dia selalu bertanggung jawab untuk pergi latihan, baik itu ketika hujan atau tidak.”

“Bahkan jika dia tidak memiliki uang untuk melakukan perjalanan, dia akan bisa mempengaruhi seseorang untuk membawanya,” tukas ibunya.

Bagi Diaz, kenangan yang memilukan terjadi kala Luis Suarez memutuskan hijrah ke Belanda demi melanjutkan cita-citanya.

“Suatu hari dia berkata bahwa dirinya akan melakukan pertemuan dengan beberapa orang Belanda. Saya pada awalnya tidak percaya.”

“‘Kamu bercanda?’ ujar saya kepadanya. Suarez memang sering bercanda dan saya sangka dia memang lagi menjahili saya.”

“Namun kemudian, ketika saya sedang berada di rumah sakit untuk menemani kakaknya yang sedang melahirkan, Suarez memanggil saya. ‘Saya akan pergi ke Belanda pada Senin’. Saya berjalan pulang ke rumah dan menghabiskan waktu dengan menangis dan berfikir jika dia umurnya baru 19 tahun,” ingatnya.