Mantan Agen: Neymar Harusnya Gabung Real Madrid

Neymar Jr. seharusnya ke Real Madrid dan bukannya Barcelona pada tahun 2013 silam, setidaknya hal itu yang menjadi harapan Wagner Ribeiro.

Liga Spanyol  - Mantan Agen: Neymar Harusnya Gabung Real Madrid

Neymar Jr. seharusnya bergabung dengan Real Madrid dan bukannya Barcelona pada tahun 2013 silam, setidaknya hal itu yang menjadi harapan Wagner Ribeiro.

Mantan agen Neymar, Wagner Ribeirio, mengungkapkan bahwa bintang asal Brasil itu memiliki kesempatan besar untuk bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2013 silam. Selain Madrid, Ribeiro juga mengklaim bahwa Chelsea mengajukan penawaran kepada Santos, meski pada akhirnya sang pemain memilih bergabung dengan Barcelona.

Neymar didatangkan oleh Barcelona pada tahun 2013 silam dengan biaya transfer sebesar € 57,1 juta. Ribeiro mengklaim bahwa Madrid datang dengan penawaran yang lebih besar dari Barcelona meski Neymar lebih memilih klub yang ia cintai.

“Saya mengirimkan tawaran dari Chelsea dan Real Madrid [untuk Neymar] ke Santos,” ujar Ribeiro kepada UOL di Brasil. “Tawaran dari Barceloan datang langsung kepada ayahnya [Neymar Sr.]. Jujur saja saya ingin dirinya pergi ke Madrid, saya selalu mengatakan hal itu.”

“Secara ekonomi, itu adalah tawaran yang lebih baik bagi Santos bahkan bagi sang pemain. Namun ia memutuskan untuk pergi ke Barcelona karena itu adalah klub yang ada dalam hatinya.”

Ribeiro menambahkan: “Saya adalah agennya sejak ia berusia 12 tahun dan memberikannya dua kali kontrak dengan Santos. Namun ketika dia beranjak dewasa, ayahnya mengenadilkan segala sesuatunya melalui perusahaan yang dimilikinya. Dia [Neymar Sr] adalah seorang profesional yang sangat kompeten dengan apa yang ia kerjakan.”

“Namun memang benar bahwa saya masih bekerja bersama ayahnya, kami selalu bersama. Neymar layaknya seorang anak bagi saya dan ayahnya adalah orang yang dapat dipercaya, saya menyukai dan menghormatinya.”

Selain Neymar, Ribeiro juga merupakan agen dari beberapa bintang asal Brasil lainnya seperti Robinho, Lucas Moura, dan Gabriel Barbosa.