Gelandang Sevilla, Christian Poulsen tak mengindahkan tawaran dari klub raksasa Prancis, Olympique Lyon.

Pemain berusia 28 tahun yang kontraknya di Sevilla tinggal 18 bulan, belakangan ini dilirik sejumlah klub besar seperti Real Madrid, Barcelona dan Juventus.

Tetapi, harian Marca malah mengabarkan, pesepak bola asal Denmark itu mengabaikan tawaran yang diberikan Lyon pekan lalu.

Gelandang timnas Skotlandia itu, bergabung dengan Sevilla pada tahun 2006. Mantan pemain Schalke 04 itu juga pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Denmark selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2005 dan 2006.

Meski jadi andalan Sevilla dan pernah menjadi pemain terbaik, selama berlaga di sepak bola Poulsen kerap ditimpa masalah. Di antaranya, dia pernah dituduh memprovokasi Francesco Totti, hingga kapten timnas Italia itu diganjar larangan bermain selama kejuaraan Piala Eropa 2004.

Satu musim berikutnya, di turnamen Liga Champions, Poulsen juga disebut-sebut pelatih AC Milan, Carlo Ancelotti sebagai ‘pengecut’ karena mengintimidasi bintang Brasil, Kaka, dari belakang.

Schalke kemudian tersingkir dari turnamen itu, setelah dikalahkan Milan di leg kedua. Gol Poulsen saat itu, tak mampu membawa klub Jerman tersebut untuk selamat dari eliminasi. Dalam laga melawan Milan tersebut, Poulsen juga sempat bersitegang dengan Gennaro Gattuso.

Sedangkan di perempatfinal Piala Uefa melawan Tottenham Hotspur, Poulsen juga terlibat keributan usai meninju kepala Jermaine Jenas. Meski demikian, mantan pemain Copenhagen FC itu tak mendapat sanksi sama sekali untuk insiden tersebut.

Bahkan saat kualifikasi Euro 2008 melawan Swedia, awal Juni 2007, Poulsen membuat ambruk Marcus Rosenberg karena tinju yang mendarat di perut striker tersebut.

Selain mengusir Poulsen keluar, Swedia juga mendapat hadiah penalti karena Poulsen melakukan perlakuan kasar itu di dalam area penalti Denmark.

Poulsen yang akhirnya meminta maaf, tetap dijatuhi sanksi larangan bermain dalam tiga laga berikutnya. Sementara, akibat keributan yang dilakukan suporter Denmark usai pengusiran Poulsen, Denmark dijatuhi sanksi denda sebesar 66 ribu euro dan skornya ditiadakan.

Bila sebelumnya keduanya telah imbang 3-3, akibat Poulsen dan amuk suporter, skor Denmark dianulir dan menjadi 3-0 untuk kemenangan Swedia. (cha)

Advertisement
BAGIKAN
BerikutnyaMU lamar bek Porto Bosingwa