Real Madrid Hukum Suporter, Luis Enrique: Hanya 17? Tak Realistis!

Real Madrid akan segera memberikan hukuman kepada 17 suporternya yang menghina Barcelona di Bernabeu. Terkait hukuman ini, pelatih Barcelona, Luis Enrique, menanggapinya dengan sinis.

Liga Spanyol  - Real Madrid Hukum Suporter, Luis Enrique: Hanya 17? Tak Realistis!

Real Madrid akan segera memberikan hukuman kepada 17 suporternya yang menghina Barcelona di Bernabeu. Terkait hukuman ini, pelatih Barcelona, Luis Enrique, menanggapinya dengan sinis.

Real Madrid dikabarkan akan segera memberikan hukuman kepada para suporternya yang kedapatan menyanyikan dan menelantangkan lagu hinaan kepada rival berat mereka, Barcelona. Tak hanya Barcelona sebagai klub, namun mereka juga menghina Lionel Messi dan Catalunya.

Akibat Tewasnya Suporter Deportivo La Coruna

Tindakan ini dilakukan untuk pencegahan bentrok antara suporter kedua kubu Real Madrid vs Barcelona yang memang sudah lama menjadi bersaing menjadi yang terbaik di ajang Liga Spanyol. Dan juga agar kejadian yang hingga menewaskan seorang suporter Deportivo La Coruna tewas pascabentrokan dengan fans Atletico Madrid.

Meski Real Madrid telah dengan sportif akan menghukum suporternya sendiri, namun rupanya tindakan ini dianggap masih kurang oleh pelatih Barcelona, Luis Enrique. Baginya, menghukum hanya 17 orang bukanlah tindakan yang realistis.

“Hanya 17? Sepertinya terdengar bagus sebagai inisiatif antikekerasan, tapi itu tak realistis. Jika kita ingin menyingkirkan semua yang berteriak menghina, tak akan ada yang tersisa, termasuk para pemain,” ujar Luis Enrique kepada Marca.

“Kami menyambut segala inisiatif antikekerasan, tapi saya tak tahu dari mana menentukan batasnya. Negara kami dipenuhi kultur akan hasrat dan antusiasme. Saya berharap tak ada penghinaan di sini, tapi saya pikir itu nyaris mustahil,” tambahnya.

Rupanya Luis Enrique bukannya tak menghargai tindakan Real Madrid, namun ia beranggapan bahwa mencegah hal tersbut adalah mustahil. Dan bila semua dihukum karena menghina, maka stadion bakal kosong, karena yang menghina bukan hanya suporter, namun juga para pemain.