Ronaldinho Sering Ketiduran Saat Di Barcelona! Hwaduh!

  • Legenda Brasil, Ronaldinho mengaku dirinya tidak pernah merasa mengalami kemunduran dalam hal performa di lapangan hijau meski pesta teruuus! Termasuk saat di Barcelona! Ronaldinho mengatakan dirinya selalu berada dalam kondisi terbaik, meski kerap berpesta. Legenda Brasil itu membantah jika dirinya kurang kompetitif di sepanjang karir profesional sebagai pesepakbola. Tuduhan tersebut dilatarbelakangi dengan kegemarannya berpesta dan […]

Ronaldinho

Liga Spanyol  - Ronaldinho Sering Ketiduran Saat Di Barcelona! Hwaduh!

Legenda Brasil, Ronaldinho mengaku dirinya tidak pernah merasa mengalami kemunduran dalam hal performa di lapangan hijau meski pesta teruuus! Termasuk saat di Barcelona!

Ronaldinho mengatakan dirinya selalu berada dalam kondisi terbaik, meski kerap berpesta. Legenda Brasil itu membantah jika dirinya kurang kompetitif di sepanjang karir profesional sebagai pesepakbola.

Tuduhan tersebut dilatarbelakangi dengan kegemarannya berpesta dan kerap terlambat datang ke sesi latihan. Kesukaan Ronaldinho berpesta sudah bukan menjadi rahasia umum, sampai-sampai dirinya hingga kini masih suka pergi ke pesta atau klub malam.

Bahkan kala di FC Barcelona, pesepakbola yang panggil Dinho itu jarang datang di sesi latih bersama karena masih tertidur.

Ketika Josep Guardiola mengambil kursi kepelatihan pada 2008, Dinho merupakan salah satu pemain yang dibuang Barcelona demi menjaga keharmonisan dan kedisiplinan ruang ganti.

Padahal Dinho disebut-sebut sebagai pemain memiliki kemampuan dengan bakat yang sangat alami dibandingkan pesepakbola lainnya di dunia.

Bagi pesepakbola yang selalu tersenyum meski dikasari oleh lawan itu, piala-piala yang diraih kala dirinya membela sebuah klub menjadi pertanda bahwa kemampuannya tidak pernah pudar meski gemar berpesta.

“Saya memulai karir sepak bola di Gremio dan memenangkan banyak titel juara, sama seperti kala memperkuat Paris Saint-Germain dan Barcelona. Saya memenangkan semuanya,” ujar Dinho pada Marca.

“Saya bermain di Queretaro (klub Meksiko) dan untuk pertama kalinya sepanjang sejarah mereka bisa tembus ke babak final.”

“Di Flamengo kami pernah tidak sekalipun merasakan kekalahkan selama tujuh bulan.”

“Lalu Atletico Minero bisa menang Piala Libertadores untuk pertama kalinya kala saya bermain di sana.”

“saya rasa saya selalu kompetitif,” tukasnya membalas kritikan-kritikan yang ditujukan kepadanya.