Ronaldo Persilakan Publik Nilai Gelar Pemain Terbaiknya

5

Cristiano Ronaldo sukses menyabet gelar Pemain Terbaik FIFA 2016 dan mengatakan bahwa publik tidak buta atas kemampuannya di atas lapangan.

Ronaldo Persilakan Publik Nilai Gelar Pemain Terbaiknya - berita Liga Spanyol

Cristiano Ronaldo sukses menyabet gelar Pemain Terbaik FIFA 2016 dan mengatakan bahwa publik tidak buta atas kemampuannya di atas lapangan.

Berita Liga Spanyol – Setelah dianugerahi penghargaan Ballon d’Or keempat pada Desember kemarin, kini Cristiano Ronaldo meraih penghargaan lain versi FIFA, Pemain Terbaik 2016. Penghargaan Pemain Terbaik FIFA ini merupakan lanjutan dari upaya organisasi sepak bola induk dunia untuk menghargai insan-insan berprestasi di cabang olahraga kulit bundar.

Pada 2009 silam penghargaan ini disatukan dengan Ballon d’Or dengan tajuk FIFA Ballon d’Or. Namun dua gelar pecah kongsi setelah Gianni Infantino ditunjuk sebagai presiden FIFA yang baru.

Dalam edisi terbaru ini, CR7 sukses menjadi pemenang dengan mengumpulkan 34,54 suara, unggul dari penantang abadinya, Lionel Messi yang hanya meraup 26,42 suara, yang dikumpulkan dari kapten dan pelatih timnas serta jurnalis ditambah dengan para fans.

Kesuksesan mengawinkan Pemain Terbaik FIFA 2016 dengan Ballon d’Or 2016 merupakan buah dari keikutsertaan Ronaldo dalam dua kesuksesan yang terjadi di tahun lalu, yaitu juara Liga Champions bersama Real Madrid dan juara Euro 2016 bersama tim nasional Portugal.

Oleh karenanya pemain asal Kepulauan Madeira ini yakin publik bisa melihat dengan mata kepala bahwa ia berada di tim-tim terbaik di dunia.

“Saya ingin berterima kasih kepada tim saya: tim nasional dan Real Madrid; pelatih saya, keluarga yang telah datang ke sini, anak lelaki saya, saudara lelaki saya,” ujar Cristiano Ronaldo ketika menerima penghargaan tersebut.

“Tahun 2016 merupakan tahun terbaik sepanjang karir saya. Trofi ini membuktikan bahwa publik tidak buta dan menyaksikan pertandingan.”

“Dengan segala yang telah saya menangkan bersama timnas dan klub, bersama dengan performa individu yang luar biasa, saya tidak bisa melupakan tahun hebar ini. Terima kasih untuk memilih saya.”

“Saya tidak ingin banyak berkata lagi, saya rasa penghargaan ini berbicara dengan sendirinya. Saya tidak akan berteriak, hanya menunjukkan (trofi tersebut).”

“Bukan masalah siapa yang menang. Namun soal melanjutkan pekerjaan, merasa termotivasi dan berlatih setiap hari, untuk berkorban dan mengatasi momen-momen buruk. Itu lah sepak bola.”

“Ya, saya rasa sulit untuk mencapai posisi atas, tapi untuk tetap tinggal di posisi atas untuk beberapa tahun merupakan usaha yang lebih sulit lagi.”

Dalam Gala FIFA tersebut, Messi tidak menunjukkan batang hidungnya dan menurut CR7 hal tersebut bisa dimaklumi. “Saya faham, Messi memiliki laga yang penting pada Rabu nanti,” tuturnya, diplomatis.

Kala ditanya soal masa depannya, ia mengaku masih ingin bermain meski kini usianya sudah memasuki kepala tiga. “Saya masih mempunyai motivasi. Saya ingin terus seperti ini untuk bertahun-tahun kedepan. Anda tidak akan pernah tahu apa yang terjadi di masa deepan, tapi untuk saat ini saya merasa termotivasi.”

“Saya memiliki kekuatan untuk mencoba dan memenangkan lebih banyak piala untuk klub dan penghargaan individu, yang merupakan hal sulit di usia seperti ini namun saya merasa bugar.”

“Kita harus berfikir bahwa segalanya mungkin terjadi dalam dunia sepak bola, tapi perasaaan saya berkata bahwa dalam beberapa tahun kedepan, entah ketika saya masih ada atau tidak, tim akan tetap mempunyai mentalitas juara, untuk mencoba memenangkan turnamen Euro dan Piala Dunia. Sangat sulit tapi saya pikir itu mungkin saja terjadi.”