Real Madrid : Sergio Ramos, Apa Masalahmu Kini?

Sebagai salah satu punggawa lini belakang yang paling diandalkan Real Madrid, Sergio Ramos telah banyak kehilangan konsentrasi dari biasanya di musim ini dan saat ini menjadi perhatian utama Zinedine Zidane. Di saat terbaik, ia adalah salah satu pemain bertahan terbaik di dunia. Pada saat terburuk, bagaimanapun, dia bisa menjadi sebuah beban. Dan sayangnya bagi Real […]

Sebagai salah satu punggawa lini belakang yang paling diandalkan Real Madrid, Sergio Ramos telah banyak kehilangan konsentrasi dari biasanya di musim ini dan saat ini menjadi perhatian utama Zinedine Zidane.

Sergio Ramos

Di saat terbaik, ia adalah salah satu pemain bertahan terbaik di dunia. Pada saat terburuk, bagaimanapun, dia bisa menjadi sebuah beban. Dan sayangnya bagi Real Madrid, yang terburuklah saat ini dialami Sergio Ramos yang telah terbukti dalam beberapa pekan terakhir penampilannya menurun bersama Real Madrid.

Ramos adalah satu-satunya pemain yang tampil dalam durasi waktu terbanyak dari setiap pertandingan Madrid di musim ini. Dengan sembilan penampilan dengan total 840 menit, kapten Spanyol ini selalu siap untuk pelatih Zinedine Zidane di kompetisi 2016-17. Tapi performanya di bawah standar yang biasa dia tunjukkan.

Pemain berusia 30 tahun itu menjadi pahlawan bagi Los Blancos di Piala Super Eropa saat di detik-detik terakhir berhasil memaksa perpanjangan waktu melawan Sevilla, akhirnya Los Blancos meraih kemenangan dan mengangkat trofi.

Handballnya saat  melawan Villarreal mirip dengan saat kemenangan 2-0 di Espanyol akhir pekan sebelumnya. Ramos berupaya membodohi wasit agar percaya bahwa bola telah mengenai wajahnya, sehingga lolos dari kartu merah.

Dengan 21 kali dikeluarkan dari pertandingan dalam karirnya bersama Madrid, Ramos telah melebihi rekor pemain manapun di seluruh sejarah klub dan dia beruntung masih bisa bertahan di Real Madrid. Saat bertanding vs Villarreal, ia juga berusaha menyembunyikan pelanggaran dengan memegang wajahnya, tapi kali ini tidak berhasil dan Real kehilangan poin penuh pertama mereka musim ini.

Kemudian hasil imbang 2-2 di Las Palmas dan sekali lagi Ramos dengan handball mendapatkan kartu kuning kedua (bukan kartu merah langsung), yang menjadikan dia diskors untuk pertandingan hari Minggu melawan Eibar.

Madrid kebobolan dengan lima menit tersisa dan hal yang sama terjadi saat draw 2-2 melawan Borussia Dortmund di Liga Champions pada Selasa malam. Dalam pertandingan itu, kiper Keylor Navas nampak yang bersalah atas gol penyeimbang klub Jerman tersebut, tapi Ramos telah kehilangan bola peluang emas di menit menit akhir. Itu adalah penyesalan mahal lainnya.

Sulit untuk menjelaskan masalah Ramos. Mungkin ia merasa kurang nyaman bersama Raphael Varane dibanding dengan pasangan yang disukainya, Pepe. Raphael sudah absen di tujuh laga dari sembilan pertandingan di semua kompetisi untuk Los Blancos musim ini.

Sementara itu, mlempemnya Madrid selama beberapa pertandingan terakhir (berturut-turut imbang melawan Villarreal, Las Palmas dan Dortmund, dan kini Eibar) terjadi semenjak cedera yang dialami Casemiro saat melawan Espanyol. Absennya Casemiro telah pasti memberikan tekanan pada lini belakang – tapi itu benar-benar tidak bisa dijadikan alasan.

Dengan tersedianya Pepe, Zidane telah memutuskan untuk “mengistirahatkan” Ramos pada pertandingan vs Eibar pada hari Minggu dan Zidane berharap Ramos segera kembali ke performa terbaiknya lebih awal. Karena jika dengan performa buruk Ramos seperti saat ini, Madrid hanya akan semakin terpuruk lebih dalam untuk ke depannya.

Sepakbola.cc