Sergio Ramos Marah Ibunya Dihina Fans Sevilla

  • Berita Bola, Liga Spanyol – Kapten Real Madrid Sergio Ramos marah atas tindakan suporter Sevilla yang mencemoohnya usai mengeksekusi penalti.

Sergio Ramos

Berita Bola, Liga Spanyol – Kapten Real Madrid Sergio Ramos marah atas tindakan suporter Sevilla yang mencemoohnya usai mengeksekusi penalti.

Sergio Ramos mendapatkan cemoohan dari tribun penonton garis keras Sevilla usai mempermalukan kiper David Soria. Kejadian tersebut terjadi di laga antara Sevilla kontra Real Madrid di pertemuan kedua Copa del Rey, Jumat (13/01) dini hari WIB.

Kala itu Ramos ditunjuk menjadi eksekutor penalti di menit 83, ketika Madrid tertinggal 1-3 dari tuan rumah. Ia pun melakukan panenka yang mengecoh kiper David Soria sehingga papan skor berubah menjadi 3-2. Kedudukan akhir menjadi 3-3 usai Karim Benzema mencetak gol di penghujung laga.

Usai membobol gawang Soria, Ramos menghampiri tribun penonton dan melakukan selebrasi di hadapan ultras Sevilla. Dia menempatkan kedua belah tangan di dekat telinga seakan ingin mendengar kekecewaan para fans.

Sayangnya aksi Ramos itu tidak mendapat sambutan yang hangat dari para suporter tuan rumah yang mencemoohnya. Para fans tersebut berteriak “Ramos, bunuh diri anda!” serta terjadi aksi pelemparan botol-botol ke lapangan. Padahal Ramos sendiri berasal dari kota Sevilla dan bahkan pernah mengenyam pendidikan sepak bola di klub asal Andalusia tersebut.

“Saya tidak mengusik siapapun. Saya meminta Soria untuk memaafkan saya, tapi saya tidak bersalah,” ujar Ramos seusai laga.

“Saya bukan bagian dari fans tribun yang menyebut-nyebut ibu saya dan menghina saya sejak menit pertama. Sevilla akan selalu menjadi rumah saya. Saya kapten Madrid dan maka sudah tugas saya membela tim.”

Kekecewaan kapten timnya pun diketahui oleh pelatih Zinedine Zidane yang menyesalkan insiden tersebut mesti terjadi. “Saya pun tidak senang dengan hal tersebut dan apalagi Ramos, tapi ini sesuatu yang tidak bisa kita hindari,” kata Zidane.

“Dia tidak melakukan hal-hal besar. Ramos hanya memperagakan permainannya. Dia tidak senang, itu sudah pasti, sebab ia pernah bermain di sini, berasal dari kota Seville dan saya yakin dia merasa tersakiti. Kita harus berpikir bahwa hal-hal seperti ini biasa terjadi namun saya merasa sedih dengan keluarganya.”