Sergio Ramos, pemain terbaik semifinal Euro 2012 Portugal vs Spanyol

14

Bek Spanyol, Sergio Ramos, dipilih oleh UEFA sebagai pemain terbaik partai semifinal Euro 2012 yang mempertemukan Portugal dan Spanyol, Kamis (28/6) dinihari WIB. Ia bukan cuma hebat dalam mematahkan serangan Cristiano Ronaldo dkk, tapi juga melakukan eksekusi yang indah dalam adu penalti. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat selama 90 menit plus babak perpanjangan waktu 2 […]

Liga Europa Liga Spanyol  - Sergio Ramos, pemain terbaik semifinal Euro 2012 Portugal vs SpanyolBek Spanyol, Sergio Ramos, dipilih oleh UEFA sebagai pemain terbaik partai semifinal Euro 2012 yang mempertemukan Portugal dan Spanyol, Kamis (28/6) dinihari WIB. Ia bukan cuma hebat dalam mematahkan serangan Cristiano Ronaldo dkk, tapi juga melakukan eksekusi yang indah dalam adu penalti.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat selama 90 menit plus babak perpanjangan waktu 2 kali 15 menit, Ramos terlihat begitu perkasa menjaga pertahanan Spanyol. Ketangguhannya membuat Ronaldo, Nani dan Moutinho sulit mendapatkan ruang tembak yang bagus di jantung pertahanan Spanyol.

Dan penampilan luar biasa Ramos itu disempurnakannya dalam drama adu penalti. Dipasang sebagai eksekutor keempat, Ramos begitu percaya diri melakukan tendangan. Ia mengecoh kiper Rui Patricio dengan sebuah tendangan mencongkel yang tidak terlalu keras ke tengah gawang. Cara dia mengeksekusi penalti itu persis sama dengan apa yang dilakukan Andrea Pirlo saat Italia mengalahkan Inggris lewat adu penalti di babak perempat final.

“Benar kalau ada yang bilang penalti dengan gaya itu harus menunggu kiper bergerak lebih dulu. Keberuntungan bersamaku. Memang berisiko, tapi Anda dapat melakukannya jika punya kepercayaan diri,” kata Ramos dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Dia mengaku ide eksekusi bola dengan cara mencongkel itu datangnya dari pelatih Vincente Del Bosque.

“Vicente Del Bosque yang punya ide penalti congkel bola seperti itu dan bertanya siapa yang berani melakukannya. Dia menantangku karena dia tahu aku sedikit gila,” kata pria berusia 26 tahun itu.

Pendukung Spanyol boleh jadi sedikit menahan napas ketika Ramos maju sebagai eksekutor ke empat. Pasalnya ia gagal mengeksekusi bola saat Real Madrid disingkirkan Bayern Munich melalui adu penalti di semifinal Liga Champions beberapa waktu lalu. Ketika itu tendangan Ramos melenceng jauh dari gawang.

“Pengalaman (adu penalti) terakhirku adalah di Liga Champions bersama Real Madrid. Banyak yang bilang aku tak siap. Sebagai pemain, saya tersinggung,” katanya. “Aku ingin menebusnya karena aku merasa dapat melakukannya.”