Simeone dan Xabi Alonso Bakal Kena Sanksi UEFA

6

  Usai laga final Liga Champions berakhir dengan Real Madrid sebagai juaranya dengan mengalahkan Atletico Madrid, hujan sanksi pun bakal menanti kedua klub tersebut. Umumnya sanksi ini dijatuhkan oleh UEFA karena  pelanggaran yang dilakukan keduanya di partai final Liga Champions di Lisbon, 25 Mei 2014 lalu. Ada beberapa sanksi yang tampaknya wajar, tapi ada juga […]

Simeone dan Xabi Alonso Bakal Kena Sanksi UEFA - berita Liga Champions Liga Spanyol

 

Usai laga final Liga Champions berakhir dengan Real Madrid sebagai juaranya dengan mengalahkan Atletico Madrid, hujan sanksi pun bakal menanti kedua klub tersebut. Umumnya sanksi ini dijatuhkan oleh UEFA karena  pelanggaran yang dilakukan keduanya di partai final Liga Champions di Lisbon, 25 Mei 2014 lalu. Ada beberapa sanksi yang tampaknya wajar, tapi ada juga yang agak aneh.

Simeone bakal dikenai sanksi oleh UEFA terkait  insiden terlepasnya emosi Simeone yang mengajak adu jotos bek Real Madrid, Raphael Varane. Saat para pemain Real Madrid melakukan selebrasi usai  El Real mencetak gol keempatnya di laga tersebut, Varane memang tampak dalam video menendang bola ke arah bench pemain Atletico. Rupanya Simeone tak terima melihat gestur Varane, ia selanjutnya mengejar bek muda tersebut hingga ke tengah lapangan.  (Lihat videonya disini)

Simeone dan Xabi Alonso Bakal Kena Sanksi UEFA - berita Liga Champions Liga Spanyol Sedangkan yang lainnya yang bakal terkena sanksi adalah Xabi Alonso, nah kok bisa? Kan dia tak ikut bermain? Rupanya, Alonso tak kuasa menahan kegirangannya saat Real Madrid membobol gawang Thibaut Courtois, ia langsung melompat masuk ke pinggir lapangan dan ikutan berselebrasi bersama rekan-rekannya.

Oleh UEFA, keduanya didakwa melakukan aksi yang ‘tak pantas’ di laga tersebut. Sidang kasus kedua orang tersebut baru akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juli mendatang.

Tak hanya pemain yang kena sanksi, kubu klub Atletico Madrid dan Real Madrid juga bakal dikenai sanksi oleh UEFA. Alasannya, karena keduanya memperoleh lebih dari lima kartu kuning. Atleti tujuh kartu dan Real Madrid lima biji kartu kuning.