Situasi Dilematis Diego Costa di Chelsea dan Atletico Madrid

  • Diego Costa dalam situasi dilematis. Dibuang oleh Chelsea tapi tak bisa kembali ke Atletico Madrid karena klub kena skorsing transfer. Jadi?

Diego Costa sedih - Chelsea
Diego Costa sedih - Chelsea

Liga Spanyol – Mantan striker Spanyol Kiko mengatakan bahwa striker Chelsea, Diego Costa, ingin kembali namun transfer akan sulit terjadi karena sanksi musim panas ini untuk Rojiblancos.

Diego Costa adalah striker ideal untuk Atletico Madrid, kata eks striker Rojiblancos Kiko, namun dia yakin larangan transfer yang sedang ditanggung klub membuat tak akan terjadi kesepakatan transfer Chelsea untuk penyerang itu.

Costa menjalani karir yang sangat sukses di Atletico antara tahun 2012 dan 2014 di bawah asuhan Diego Simeone, membantu tim asal ibukota Madrid itu menjuarai La Liga dan juga lolos ke final Liga Champions sebelum pindah ke Stamford Bridge.

Pemain depan kelahiran Brasil, yang sekarang mewakili Spanyol di tingkat internasional, telah memenangkan dua gelar juara Premier League dalam tiga musim di Chelsea. Namun baru-baru ini dia diberitahu bahwa bos The Blues, Antonio Conte, tidak memasukkannya dalam rencana permainan untuk musim 2017 -18.

Atletico tertarik untuk mengembalikan mantan pemain depan mereka, namun kegagalan untuk membatalkan larangan transfer mereka berarti dia tidak dapat kembali ke Rojiblancos sampai Januari 2018.

“Ini situasi yang sulit,” kata Kiko mengomentari situasi dilematis yang dihadapi Costa. “Saya mengerti sang pemain. Dia tidak bisa duduk saja selama lima bulan di tahun Piala Dunia. Dia perlu bermain, pemain ingin datang, tapi larangan transfer membuatnya rumit.”

Chelsea ingin pemain berusia 28 tahun itu keluar dari klub dan yakin dia mungkin akan menjadi pengaruh yang mengganggu jika tetap bertahan di kamar ganti klub, sementara peraturan FIFA mengharuskan Atletico tidak akan dapat mengirim pemainnya untuk dipinjamkan karena larangan transfer mereka.

Namun, Atletico bisa meyakinkan Chelsea untuk memberikan pinjaman kepada penyerang itu selama enam bulan dan kemudian menjualnya ke Atletico di jendela transfer musim dingin, sebuah solusi yang tampaknya sesuai dengan semua pihak.

“Mari berharap dia bisa kembali,” tambah Kiko. “Karena dia adalah pemain penyerang tengah ideal bagi Atletico dan cocok dengan gaya bermain Simeone.”