Alonso Inginkan Ronaldo Di Bayern Munchen

17

Xabi Alonso puji Cristiano Ronaldo yang memainkan peran sebagai penyerang tengah belakangan ini dan inginkan di Bayern Munchen.

Liga Spanyol  - Alonso Inginkan Ronaldo Di Bayern Munchen

Liga Spanyol  - Alonso Inginkan Ronaldo Di Bayern Munchen

 

Xabi Alonso puji Cristiano Ronaldo yang memainkan peran sebagai penyerang tengah belakangan ini dan inginkan di Bayern Munchen.

Alonso pernah menjadi rekan Ronaldo di Madrid dalam lima musim sejak tahun 2009 hingga 2014 sebelum akhirnya ia bergabung dengan raksasa Jerman, Bayern Munchen.

Ronaldo sebelumnya mendapatkan sorotan terkait jumlah golnya yang tergolong sedikit, namun belakangan ini ia kembali rajin mencetak gol termasuk saat mencetak hattrick ke gawang Atletico Madrid.

Alonso sadar bahwa Ronaldo bukanlah seorang penyerang tengah murni, namun ia telah beradaptasi dengan baik di posisi tersebut. Gelandang berusia 35 tahun itu mengakui jika dirinya menginginkan seorang pemain seperti Ronaldo bermain di Bayern Munchen.

“Cristiano [Ronaldo] telah beradaptasi di lapangan. Dia bukan penyerang tengah, [tapi] dia ingin bermain lebih dekat ke area sana,” ujar Alonso kepada Onda Cero. “Secara naluri dia tahu ke mana bola akan datang, banyak gol yang dicetaknya dengan sentuhan pertama.”

“Saya pikir dia sudah melakukannya dengan sangat baik, mengambil langkah tersebut dan lebih dekat ke area kotak penalti. Selama dia mencetak 50 gol, saya berharap kami memiliki seseorang seperti dirinya di sini. Jumlah gol yang dicetak Cristiano luar biasa, tak terbantahkan.”

Alonso memiliki pendapat mengenai El Clasico akhir pekan nanti. Ia merasa Real Madrid memiliki keunggulan di udara yang bisa mereka manfaatkan. Sementara saat ini Barcelona bermain lebih baik saat melakukan serangan balik dibandingkan saat masih ditangani olah Guardiola.

“Madrid memiliki soliditas untuk pertandingan mendatang. Mereka memiliki superioritas di udara, dalam cara yang baik. Barcelona menderita dalam beberapa pertandingan tandang. Barca saat ini bermain lebih baik pada serangan balik, mereka telah mengubah cara bermain mereka. Di era Pep Guardiola, mereka bermain lebih baik menggunakan penempatan posisi pemain,” pungkas Alonso.