Xavi Bukan Pemain Penting Lagi di Barcelona

5

  Xavi Hernandez cukup sedih dan merasa bukan lagi pemain penting di tim menyusul keputusan sang pelatih, Luis Enrique, yang mulai mencoretnya dari tim inti Barcelona. Sepanjang musim ini, Xavi hanya sekali tampil sebagai starter di gelaran La Liga. Alumni pemusatan bakat Akademi La Masia itu berharapĀ  mendapat kepercayaan lagi dari sang entrenador. Namun Xavi […]

Liga Spanyol  - Xavi Bukan Pemain Penting Lagi di Barcelona

 

Xavi Hernandez cukup sedih dan merasa bukan lagi pemain penting di tim menyusul keputusan sang pelatih, Luis Enrique, yang mulai mencoretnya dari tim inti Barcelona. Sepanjang musim ini, Xavi hanya sekali tampil sebagai starter di gelaran La Liga.

Alumni pemusatan bakat Akademi La Masia itu berharapĀ  mendapat kepercayaan lagi dari sang entrenador. Namun Xavi menyadari, semua keputusan ada di tangan pelatih. Faktor usia diduga menjadi alasan utama Enrique mulai sering tak menurunkan Xavi.

“Saya ingin bermain lebih intensif dan mengubah kondisi ini. Tapi kepentingan tim adalah segalanya,” ujar Xavi dengan pelan melalui Sport Mole.

Dia menegaskan, akan bertarung sekuat tenaga agar kembali dipercaya menghuni starting IX. “Dan tentu, kembali memiliki peran penting di tim. Karena saya tidak suka menjadi penghangat bangku cadangan,” kata gelandang internasional Spanyol itu.

Di bursa transfer musim panas lalu, Xavi sempat hangat diberitakan akan meninggalkan Camp Nou. Melanjutkan karier di Timur Tengah menjadi opsi sang pemain. Tapi hingga musim 2014-15 bergulir spekulasi itu tidak menjadi kenyataan. Entah kenapa, Xavi malah tetap bertahan di Barcelona.

“Sekarang, semua tergantung saya menikmati kesempatan bermain. Ini bukan situasi yang menguntungkan dan dramatis. Saya akan berusaha lebih berkontribusi dan berguna bagi tim. Saya senang tinggal di Barcelona.”

“Saya tidak membuat kesepakatan dengan Enrique (meminta posisi di tim inti). Saya tidak berpikir tentang apapun. Saya hanya ingin menikmati waktu dan berharap tim selalu menang,” pungkasnya.