Ternyata ada 10 bendera di sirkuit F1, mana yang fatal?

  • Ada sejumlah bendera digunakan di ajang F1. Yang dikenal awam paling cuma tiga: kotak-kotak sebagai bendera finish, kuning sebagai peringatan saat terjadi kecelakaan/tabrakan/mogok, dan biru agar pembalap lelet yang ketinggalan 1 lap memberi jalan pada mereka yang lebih cepat. Padahal sebenarnya ada 10 bendera digunakan steward lomba. Apa sajakah itu? Bendera Kotak-kotak Nyaris seluruh fans […]

Gelandang Liverpool, Georginio Wijnaldum, mendapatkan pujian dari Jan Molby yang menyebutnya sebagai seorang pemain yang cerdas.

Ada sejumlah bendera digunakan di ajang F1. Yang dikenal awam paling cuma tiga: kotak-kotak sebagai bendera finish, kuning sebagai peringatan saat terjadi kecelakaan/tabrakan/mogok, dan biru agar pembalap lelet yang ketinggalan 1 lap memberi jalan pada mereka yang lebih cepat. Padahal sebenarnya ada 10 bendera digunakan steward lomba. Apa sajakah itu?


Bendera Kotak-kotak

Nyaris seluruh fans F1 dan olahraga balap akan kenal checkered flag ini. Simbol ini dikibaskan saat balapan atau sesi latihan berakhir, dan ditujukan kepada pemenang lomba. Bendera ini akan terus dipegang secara statis kepada mereka yang finish di nomor dua dan seterusnya. Bendera ini juga perlambang kepada seluruh peserta lomba untuk kembali ke pits atau paddock.


  

Bendera Hitam

Kalau boleh sih tak ada pembalap yang ingin melihat bendera hitam dikibarkan terhadapnya, karena maknanya memang sangat menyakitkan. Mereka yang dikibasi bendera ini harus segera kembali ke pit karena kena hukuman atau didiskualifikasi akibat melanggar aturan lomba. Biasanya bendera hitam ditemani sebuah papan bertuliskan nomor mobil. Pembalap dimaksud diberi waktu selama 3 lap untuk mematuhi perintah.


Bendera Biru

Ini juga simbol populer. Dikibaskan kepada pembalap dengan pesan agar minggir, memberi jalan kepada mobil lain yang lebih kencang. Biasanya ditujukan pada backmarkers yang di-overlap pimpinan lomba, sampai selisih 1 lap. Sebuah lampu dengan warna biru juga dipasang di ujung pit lane dengan maksud agar mereka yang keluar dari pit memberi jalan kepada pembalap di lintasan utama yang melaju lebih kencang.


Bendera Kuning

Jika satu bendera kuning dikibaskan berkali-kali berarti ada masalah di atas trek di depan, entah kecelakaan, atau mogok. Tapi jika mobil yang mengalami masalah berada di pinggir dan dinilai tidak mengganggu jalannya lomba maka bendera hanya diacungkan tanpa dikibaskan. Sebaliknya, jika jalanan sama sekali tertutup maka 2 bendera kuning akan dikibarkan sekaligus oleh steward. Semuanya memberi peringatan kepada pembalap untuk memperlambat mobil segera, dan menjaga posisinya karena menyalip selama siaga kuning adalah dilarang dan akan dikenakan sanksi. Jika dibarengi tulisan SC maka itu berarti mobil Safety Car diturunkan dan semua harus berjalan berurutan di belakang Safety Car.


Bendera Hijau

Dikibaskan sesudah sebuah periode bendera kuning dengan makna bahwa peringatan terakhir bendera kuning sudah diakhiri, jalanan sudah bersih, dan balapan bisa dilanjutkan kembali secara normal.


Bendera Putih

Bendera putih berarti ada kendaraan lambat berjalan di atas trek di depan, entah ambulans, truk derek, atau bahkan Safety Car. Semua peserta diharapkan hati-hati dan bersiap melambatkan kendaraan.


Bendera Hitam dan Oranye

Biasanya ditemani papan berisi nomor mobil, memberi kabar kepada pembalap bersangkutan bahwa steward percaya mobilnya mengalami masalah mekanikal yang membahayakan dia dan pembalap lainnya, dan bahwa ia harus segera kembali ke pit.


Bendera bergaris Merah dan Orange

Memperingatkan perihal jalanan licin di depan, entah akibat ceceran oli, sisa bensin pembalap lain, atau air hujan.


Bendera Merah

Jika berkibar berarti lomba dihentikan sebelum saatnya, dan para pembalap harus kembali ke pit menunggu instruksi selanjutnya. Bendera merah dikibaskan untuk salah satu alasan berikut ini: entah ada kecelakaan yang menyebabkan jalanan tertutup sama sekali, atau trek dinilai tidak cukup aman bagi para pembalap, atau karena situasi darurat misalnya terjadi kematian salah satu pembalap di atas trek.

Kalau Anda ingat pada musim 2009, bendera merah ini dikibaskan di GP Malaysia yang dihentikan akibat hujan deras dan trek yang licin. Jika balapan belum lagi mencapai 75% maka lomba seharusnya dilanjutkan. Tapi dalam kasus Malaysia, sesudah 2 jam hujan tak kunjung berhenti sehingga lomba dianggap usai. Para pemenang ditetapkan berdasarkan urutan terakhir sebelum bendera dikibaskan. Karena lomba belum mencapai 75% maka poin hanya dianugerahkan setengah dari seharusnya. Sepanjang sejarah F1, ini hanya merupakan kelima kalinya pembalap beroleh poin setengah dari kondisi normal.