Tim Yang Sapu Bersih Grup Biasanya Gagal Juara, Bagaimana Real Madrid?

Real Madrid mencatatkan diri menjadi satu dari lima tim dalam sejarah Liga Champions yang mampu memenangkan semua laga grup. Namun sejarah juga mencatat, sebelum ini ada lima tim lain yang sapu bersih kemenangan di penyisihan grup malah gagal menjadi juara Champions. Apakah Real Madrid kali ini bisa mematahkan kutukan itu? Real Madrid juga sebenarnya mencatatkan rekor […]

Berita Bola Liga Champions Liga Spanyol  - Tim Yang Sapu Bersih Grup Biasanya Gagal Juara, Bagaimana Real Madrid?

Real Madrid mencatatkan diri menjadi satu dari lima tim dalam sejarah Liga Champions yang mampu memenangkan semua laga grup.

Namun sejarah juga mencatat, sebelum ini ada lima tim lain yang sapu bersih kemenangan di penyisihan grup malah gagal menjadi juara Champions. Apakah Real Madrid kali ini bisa mematahkan kutukan itu?

Real Madrid juga sebenarnya mencatatkan rekor kemenangan bersih di level grup ini untuk kali kedua. Pertama kalinya mereka pernah seperti ini di Liga Champions musim 2011/2012. Waktu itu mereka menundukkan Ajax, Lyon, dan Dynamo Zagreb dengan enam kemenangan.

Selain Real Madrid, ada empat tim lain yang pernah mencatatkan enam laga tanpa draw tanpa kekalahan di level grup. Mereka adalah Barcelona, CSKA Moskow, AC Milan, dan Paris Saint Germain. Namun ironisnya, meski menang besar di level grup, keempatnya seperti juga Real di musim 2011/2012, gagal meraih gelar juara Champions.

Bagaimana dengan Real Madrid, bisakah mematahkan tren ini?

Kutukan itu sudah terjadi sejak musim 1992-93, saat Milan kalah 1-0 vs Marseille di final setelah menghabisi tandas musuh-musuhnya di penyisihan grup yang terdiri dari Porto, PSV dan Goteborg.

Hal yang sama terjadi pada PSG dua tahun kemudian ketika, setelah mendapatkan poin maksimum di level grup terhadap Bayern, Spartak Moskwa dan Dynamo Kiev, tim Perancis itu kalah vs Milan pada tahap semifinal.

Musim berikutnya CSKA mengandaskan satu kelompok yang berisi Legia Warsawa, Rosenborg dan Blackburn Rovers sebelum kalah dari Nantes di babak perempat final.

Barcelona tampaknya akan bersiap mengangkat trofi pada tahun 2003 setelah menghempaskan Lokomotiv Moscow, Galatasaray, dan Club Brugge, hanya untuk kalah vs Juventus di perempat-final.

Pasukan Real Madrid di bawah asuhan Jose Mourinho menjadi tim kelima yang menyerah terhadap kutukan semacam itu setelah mencapai semi-final, namun kalah vs Bayern dalam adu penalti di Bernabeu pada bulan April 2012.

Saat inipasukan Los Blancos sudah memenangkan 19 game di semua jenis kompetisi. Tidak mengherankan Real adalah salah satu favorit untuk merebut trofi Liga Champions musim ini, selain raksasa Bundesliga Bayern Munich.

Calon lawan mereka di 16 Besar kemungkinan adalah salah satu dari tim ini: Juventus, Bayer Leverkusen, Arsenal, Manchester City, PSG, Schalke atau Shakhtar Donetsk. Laga 16 Besar akan dimainkan di bulan Februari dan Maret tahun depan. Waktu akan memberitahu jika salah satu tim tersebut mampu mengalahkan Ancelotti yang tengah ganas-ganasnya dan mengklaim korban lain untuk kutukan tersebut.

 

Sepakbola.cc