Zinedine Zidane Ungkap Rahasia Kekuatan Real Madrid

27

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengakui jika kekuatan utama El Real adalah persatuan tim, bukan barisan striker BBC.

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengakui jika kekuatan utama El Real adalah persatuan tim, bukan barisan striker BBC.

Dalam wawancara bersama Eufa.com, Zidane mengaku jika timnya tidak tergantung kepada Gareth Bale, Karim Benzema atau pun Cristiano Ronaldo.

Ucapan Zidane ini dilontarkan menjelang pertandingan final Liga Champions yang untuk kedua kalinya mempertemukan Real Madrid kontra Atletico Madrid, Minggu (29/5) waktu Indonesia.

“Kita semua tahu jika laga nanti akan sulit. Namun Real Madrid dalam kondisi fisik dan mental yang baik,” katanya.

“Real Madrid mengakhiri musim dengan luar biasa, namun kita semua akan tahu jika sulit untuk mengalahkan Atletico Madrid.”

“Kesempatannya 50-50 dan akan ditentukan sejak menit pertama hingga akhir.”

Menurut Zidane, Atletico memiliki pertahanan yang sulit, dan ditambah dengan permainan ketat yang biasa dimainkan oleh Diego Simeone.

“Laga ini akan sulit. Mereka akan bertahan dengan baik, seperti biasanya. Namun anda tidak bisa berkata jika Atleti adalah tim yang hanya mengandalkan pertahanan.”

“Mereka memainkan sepak bola yang baik dan membuat lawan-lawannya kesulitan. Kami sadar akan hal ini, jadi kami telah menyiapkan segalanya untuk meredam permainan menyerang mereka.”

“Kami hanya akan bermain dengan cara kami jadi kami tidak akan menyesal di akhir laga nanti,” ujar pria berkewarganegaraan Perancis ini.

Bagi Zidane, trio BBC bukan lah senjata utama mereka, tidak seperti FC Barcelona yang selalu memainkan MSN.

“Bagi saya keutuhan tim adalah yang terpenting. Tentu saja, skill individu pemain bisa memberikan perbedaan, tapi kekuatan kami adalah kesatuan tim.”

“Setiap orang merasa penting dan tahu tempat dan tugas mereka. Mereka sadar jika kami akan bisa juara jika bersatu dengan memberikan upaya dari setiap pemain.”

Bagi Zinedine Zidane, bisa membela Real Madrid dan sekarang menjadi pelatih kepala, adalah sebuah anugerah yang luar biasa.

“Hal terbaik yang terjadi pada saya adalah kala saya bermain bagi El Real. Saya memimpikan bermain untuk klub ini dan ingin memakai jersey putih mereka. Hal tersebut bisa terwujud berkat presiden Florentino Perez, yang mendatangkan saya sebagai pemain.”

“Sekarang saya cukup beruntung bisa menjadi pelatih klub terbaik di dunia, jadi bisa dibilang saya sangat bahagia.”