Bos Liverpool Jurgen Klopp mengatakan hasil imbang 0-0 dengan Plymouth Argyle bisa jadi juga menjadi hasil yang sama jika ia memainkan pemain bintangnya.

Berita Bola – Pelatih asal Jerman itu berjudi dengan memainkan skuad termuda The Reds sepanjang sejarah dalam pertandingan Piala FA, Minggu (8/1). Dan keputusan tersebut menjadi bumerang ketika kedua tim hanya meraih hasil imbang tanpa gol.

The Reds membuat 10 perubahan skuad melawan klub dari liga kasta kedua itu kemarin. Hanya Emre Can yang tetap dimainkan dari total seluruh skuad yang bermain melawan Sunderland di pertandingan Liga Premier beberapa hari sebelumnya.

Itu artinya Liverpool memainkan tim termuda dalam sejarah mereka yang rata-rata berusia 21 tahun dan 296 hari, mengalahkan rekor sebelumnya dari pertandingan melawan Wolves pada tahun 1965 silam.

BACA JUGA  Sir Alex Ferguson Dikecam Legenda Southampton Ini

Klopp akhirnya memasukkan Roberto Firmino, Adam Lallana dan Daniel Sturridge di babak kedua. Namun trio pengganti tersebut tidak mampu menyelamatkan Liverpool dari meraih hasil imbang.

“Dengan skuad kami yang biasanya mungkin saja hasilnya juga akan sama,” ujar Klopp kepada BBC Sport. “Itu adalah pengalaman yang bagus untuk mereka.”

“Pertandingan seperti ini sulit untuk dibuat jadi menarik. Kami memiliki skuad muda jadi itu sulit. Kami bisa melakukan yang lebih baik lagi dan, jika kami melakukannya, maka kami akan memiliki peluang bagus untuk lolos ke babak selanjutnya.”

Klopp merasa kurangnya kesabaran adalah penyebab gagalnya tim mudanya itu menyegel tempat di babak keempat. “Ini bukan hasil yang kami inginkan tapi inilah sepak bola. Plymouth layak mendapatkan hasil ini dan juga pertandingan ulang,” katanya kepada BT Sport.

BACA JUGA  Chelsea Butuh 29 Poin Lagi Untuk Juara

“Kami memulai pertandingan dengan baik, tapi kemudian kami kehilangan kesabaran dan mulai memaksa menerobos masuk. Tim ini bisa saja bermain jauh lebih baik lagi. Sekarang kami akan pergi ke Plymouth untuk pertama kalinya dalam hidupku –semuanya baik-baik saja.”

“Aku tidak tahu berapa banyak orang yang tinggal di Plymouth tapi rasanya seperti seluruh orang di Plymouth berada dalam kotak 18 meter mereka.”

“Kami harus tetap tenang dan sabar, itulah tantangan terbesar dalam sepakbola ketika anda bermain melawan tim yang memainkan taktik bertahan total. Aku yang membuat keputusan untuk melakukan perubahan dan memainkan pemain-pemain muda –itu adalah tanggung jawabku.”