Chelsea claudio ranieri Liga Inggris Premier League roman abramovich Sepak Bola

 

“Saya berhak mendapatkan apresiasi atas apa yang saya lakukan. Begitu pemilik baru tiba, saya sudah merasa bahwa waktu saya bersama Chelsea akan segera habis,” ungkap Ranieri.

Pernyataan ini keluar saat mantan manajer Chelsea di periode 2000-2004, Claudio Ranieri, menjalani wawancara dengan Gazzetta Dello Sport. Ia juga menyatakan bahwa dirinya sangat berperan penting dalam membuat The Blues menjadi klub yang disegani seperti saat ini.

Ia juga mendapat pertanyaan perihal julukan ‘The Tinkerman’ yang didapatkannya dari media Inggris .Panggilan itu diberikan kepada pelatih asal Italia tersebut atas keberaniannya untuk melakukan rotasi bongkar pasang susunan pemain tiap pekannya.

“Ya, julukan itu bisa diartikan dengan banyak cara. Bagi saya, itu adalah hal positif,” jawabnya dengan sedikit merendah.

BACA JUGA  Sir Alex Ferguson Dikecam Legenda Southampton Ini

“Bersama Chelsea tanpa perlu banyak belanja, saya membawa klub menembus Liga Champions. Jika bukan karena hal tersebut, Abramovich tak akan membeli Chelsea dan klub itu juga tak mungkin jadi sebesar sekarang.”

Sebagai kilas balik, Ranieri  pertama ditunjuk menggantikan Gianluca Vialli pada tahun 2000 dan sukses membawa Chelsea menembus Liga Champions dengan berhenti di posisi keempat Premier League 2002-03. Kemudian Roman Abramovich datang mengakuisisi klub di musim panas 2003. Ia hengkang tahun 2004 dengan kenangan Chelsea sebagai runner up setelah Arsenal.

 

TINGGALKAN KOMENTAR