Arsenal frank stapleton kami kira kira klub Liga Inggris menjual Premier League pukulan robin van persie Sepak Bola tak Mantan gelandang Arsenal, Ray Parlour, mempertanyakan alasan Arsenal menjual Robin van Persie (RvP) ke Manchester United (MU). Soalnya tak pernah ada cerita Arsenal melepas pemainnya ke “Setan Merah”.  MU dianggap sebagai rival abadi yang tak boleh ditolong. Pemain terakhir yang dijual Arsenal ke MU adalah Frank Stapleton pada 1981.

Nah, begitu The Gunners kemarin menyepakati harga transfer RvP ke MU yang nilainya diperkirakan mencapai 23 juta poundsterling atau sekitar Rp350 miliar, Parlour pun menyebutnya sebagai sebuah kecelakaan dan pukulan telak bagi Arsenal. Bagaimana mungkin Arsenal membantu klub yang selama ini menjadi rival mereka? Begitu kira-kira pertanyaan Parlour.

“Sudah lama Arsenal tak menjual pemain ke MU. Setahu saya yang terakhir adalah Frank Stapleton (1981),” ucap mantan gelandang Arsenal, Ray Parlour, kepada talkSPORT.

BACA JUGA  N'Golo Kante Jadi Alasan Pemecatan Claudio Ranieri

“Mereka selalu jadi rival besar bagi kami. Saya tahu, kami menjual banyak pemain ke Manchester City. Namun, MU selalu menjadi rival kami dan kami tidak ingin membantu mereka,” tegasnya.

Parlour memastikan kalau penjualan ini merupakan sebuah pukulan telak bagi Arsenal. “Keputusan itu merupakan pukulan telak bagi Arsenal. Namun, saya berharap uang yang didapat bisa membantu Wenger mencari penggantinya,” sambungnya.

Barangkali RvP tidak jatuh ke tangan MU kalau saja Arsenal tidak menjual mahal pemain berusia 29 tahun ini. Sebab selain MU, dua klub lain yang juga meminatinya adalah Manchester City dan Juventus. Dua klub ini kemudian memutuskan mundur setelah Arsenal tak mau menurunkan harga jual RvP di bawah 25 juta poundsterling. City dan Juventus hanya mau membelinya seharga 15 juta poundsterling.

BACA JUGA  Manchester United Klub Tersukses Inggris, Geser Liverpool

Mundurnya kedua klub itu membuat MU tak punya pesaing. Sementara di pihak lain, Arsenal tidak punya pilihan lain kecuali harus menjualnya sekarang daripada RvP hengkang secara gratis pada musim panas tahun depan. MU akhirnya berhasil mendapatkan RvP setelah mereka menaikkan penawaran dan Arsenal rela menurunkan permintaannya. Mereka pun sepakat dengan harga 23 juta poundsterling.

“Menyedihkan kehilangan pemain dengan kualitas sepertinya. Kontraknya memang masih tersisa setahun dan itu membuat kami tidak memiliki pilihan,” begitu pengakuan Wenger terkait penjualan RvP.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR