Juventus mengirimkan surat terbuka pada Federasi Sepakbola Italia (FIGC) dan asosiasi wasit setempat, karena menilai berbagai aksi telah dilakukan sejumlah pihak untuk menghentikan tim Nyonya Besar untuk merebut scudetto.

Tim berjulukan Bianconeri ini, kalah 1-2 dari Reggina pada Minggu 24/2, melalui penalti kontroversial untuk Reggina yang dicetak Nikola Amoruso, tepat di menit ke-90. Sebelumnya, kedudukan kedua tim imbang 1-1.

Meski diprotes para pemain Juve, karena tendangan kaki Mohamed Sissoko sama sekali tak mengenai kepala Amoruso, tetapi wasit Paolo Dondarini tetap menghadiahi Reggina penalti.

Kini, Juve melakukan aksi protes dengan mengirim surat terbuka pada FIGC dan Asosiasi Wasit Italia (AIA), yang ditandatangani Presiden Juve, Giovanni Cobolli Gigli dan wakilnya, Jean-Claude Blanc.

BACA JUGA  AS Roma Permalukan Inter Milan, Nainggolan Dua Gol

Ini merupakan kali pertamanya di musim ini, wasit Dondarini memimpin pertandingan yang diikuti Juve. Dia merupakan salah seorang wasit yang dituduh terlibat skandal pengaturan skor musim lalu, tetapi dinyatakan bersih di pengadilan. (cha)