Roberto Mancini bakal menorehkan rekor sebagai pelatih dalam 200 pertandingan, di laga Inter melawan Parma, Minggu 20/1 malam nanti.

“Menjadi pelatih dalam 200 pertandingan adalah sebuah mukjizat, dan saya berharap mukjizat itu terus terjadi,” ujar Mancini.

Menurut Mancini, saat memulai karirnya sebagai pemain sepak bola profesional, usianya masih sangat muda. Sehingga, dia juga memulai karirnya sebagai pelatih lebih awal.

Diakuinya, satu pertandingan yang sulit dilupakan dalam karirnya, adalah saat dia menukangi Fiorentina. Ketika tertinggal 0-2 dari Perugia, timnya mampu membalas sehingga pertandingan berakhir imbang.

Mancini memang pernah mengasuh Fiorentina dan Lazio, sebelum mengambil keputusan besar untuk pindah ke Nerazzurri pada tahun 2004.

BACA JUGA  AS Roma Permalukan Inter Milan, Nainggolan Dua Gol

“Duduk sebagai pelatih di bench Inter adalah sebuah kehormatan, dan sesuatu yang sangat berkesan. Bahkan pertandingan tak resmi saya yang pertama kalinya dengan klub ini, juga menjadi saat-saat spesial bagi saya,” tandas Mancini.

Terkait dengan pertandingan melawan Parma malam nanti, Mancini menegaskan timnya tetap bertekad untuk meneruskan rekor tak terkalahkan. “Ini tetap menjadi pertandingan yang tidak mudah. Karena Parma cukup bagus dan selalu sulit untuk bermain bagus setelah libur musim dingin,” ujarnya. (cha)