Amerika Ingin Ronaldo Kembali Menderita

 

Amerika Serikat berencana untuk menjadikan laga vs Portugal sebagai sebuah penderitaan bagi peseleb-bola Cristiano Ronaldo, sama seperti yang dialaminya waktu melawan Der Panzer di laga perdananya.

Jürgen Klinsmann, sang pelatih, yakin bahwa mematikan pergerakan Ronaldo adalah satu-satunya cara agar AS bisa menaklukkan tim favorit itu, dan memberi Amerika satu tempat di babak 16 Besar.

Manager asal Jerman itu tidak menjelaskan taktik yang akan digunakannya secara mendetail, tapi mengingat sepakbola adalah olahraga tim, maka kemungkinan besar gabungan dari beberapa pemain bertahan dan penyerang akan digunakan untuk mematikan pergerakan Ronaldo.

Laga AS vs Portugal berlangsung Senin nanti, pukul 5 pagi WIB.

Fokus diskusi dan berbagai gagasan soal Ronaldo bahkan sudah memenuhi rapat-rapat tim Amerika ketika mereka masih di kendaraan sewaan pulang dari laga vs Ghana yang berakhir 2-1 beberapa hari lalu.

BACA JUGA  Target Arsenal Boleh Pergi, Pengganti Sudah Ada

Bahkan sejak Desember lalu ketika mereka mengetahui tergabung satu gup dengan Portugal, saat itu juga tim kepelatihan sudah mempelajari berbagai skenario cara menghadapi Ronaldo di Manaus.

“Anda harus segera bersiaga setiap kali ia menyentuh bola,” kata pemain tengah Kyle Beckerman, “Karena ia begitu berbahaya.”

Ronaldo selama musim 2013-2014 sudah mengukir 51 gol dari 47 laga. Ia juga berhasil mengakhiri gelar pemain terbaik dunia yang selama 4 tahun berurutan jatuh ke tangan Lionel Messi. Ronaldo juga dikenal sebagai pemain kedua termahal di dunia dengan nilai kompensasi melebihi 80 juta USD (Rp 959 milyar).

TINGGALKAN KOMENTAR