Jumat tengah malam besok akan dimulai lagi rangkaian penyisihan grup untuk Euro 2016.

Berikut ini adalah daftar pemain berusia remaja yang tampil sebagai pahlawan di laga-laga kejuaraan Eropa mereka sejak babak penyisihan grup.

Martin Odegaard (15 tahun dan 300 hari)
Norwegia v Bulgaria 10/10/2014

Martin Odegaard tercatat sebagai pemain termuda yang tampil dalam pertandingan Kejuaraan Eropa UEFA pada bulan Oktober 2014 ketika ia masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua laga kemenangan 2-1 Grup H Norwegia melawan Bulgaria.

Hanya berusia 15 tahun dan 300 hari, Odegaard menjadi pemain pengganti untuk Mats Møller Dæhli di menit ke-63 dengan posisi skor 1-1 di Stadion Ullevaal di Oslo, dan membantu timnya meraih kemenangan yang membuat Norwegia hanya selisih tiga poin dari pemimpin klasemen Grup H, Italia dan Kroasia.

Gelandang Strømsgodset IF itu sudah pernah tercatat sebagai pemain termuda yang mewakili negaranya ketika memulai debutnya melawan Uni Emirat Arab pada bulan Agustus, saat ia berusia 15 tahun dan 253 hari, dan sekarang ia telah memecahkan rekor Eropa yang bertahan selama 31 tahun.

Sigurdur Jónsson (16 tahun dan 251 hari)
Islandia v Malta 05/06/1983

Setelah memulai debutnya untuk klub kota iA Akranes, gelandang 16 tahun yang dikenal sebagai Siggi itu dipanggil oleh pelatih Johannes Atlason untuk kualifikasi Kejuaraan Eropa UEFA melawan Malta.

Tanpa kemenangan dalam lima pertandingan sebelumnya, Islandia akhirnya menang 1-0 setelah pemain pengganti Jónsson yang masuk di saat jeda istirahat membantu mereka mencetak gol.

Pernah bermain bagi Sheffield Wednesday FC dan Arsenal FC di Inggris serta memiliki tiga musim dengan Akranes sebelum melanjutkan karir sebagai pelatih di klub Djurgardens IF Swedia. Mencatatkan 65 caps untuk negaranya, ia mencetak tiga gol dan masuk dalam daftar 10pemain terbaik Islandia di tahun 2008.

Peter Jehle, Liechtenstein (16 tahun dan 265 hari)
Liechtenstein v Azerbaijan 14/10/1998

Debut kipernya bukan hanya tonggak pribadi tetapi rekor nasional. Karir nasionalnya terjadi pada bulan Oktober 1998 saat kemenangan terkenal timnya dengan skor 2-1 atas Azerbaijan, yang menjadi kemenangan pertama Liechtenstein sepanjang sejarah di kompetisi FIFA atau UEFA.

Menjadi No 1 untuk tim nasional, ia telah mencatatkan 105 caps. Karir klub Jehle juga memiliki awal yang mendebarkan: setelah bergabung dengan Grasshopper Club pada usia 18 tahun, ia turun sebagai pengganti setelah kiper Stefan Huber diusir keluar dan ia segera tampil sebagai pahlawan dengan mengamankan sebuah penalti.

BACA JUGA  Prediksi Eibar vs Malaga, 26 Februari 2017

Dua kali menjadi juara liga dengan klub Swiss itu, Jehle juga sempat bergabung dengan Boavista FC, Tours FC dan FC Luzern sebelum pulang kampung dan bergabung dengan FC Vaduz.

Levan Kenia, Georgia (16 tahun dan 325 hari)
Georgia v Ukraina 08/09/2007

Jebolan FC Lokomotiv Tbilisi ini dipanggil untuk laga kualifikasi 2007 melawan Ukraina.

Turun dari bangku cadangan pada menit 62 saat negaranya ketinggalan satu gol, ia lalu membantu Georgia menyamakan kedudukan di menit-menit akhir untuk menyelamatkan satu poin, mendorong pelatih Klaus Toppmöller mengatakan ia “tidak pernah melihat keterampilan teknis pada semuda itu”.

Ketiga gol internasionalnya terjadi pada tahun 2008, setelah pindah ke FC Schalke 04, namun cedera pergelangan kaki menghambat perkembangannya. Setelah sempat kembali ke FC Karpaty Lviv pada 2012/03, pemain berusia 23 tahun itu kembali ke Jerman dengan Fortuna Düsseldorf dan tampil menonjol dalam upaya Georgia untuk mencapai EURO pertamanya pada tahun 2016.

Daniel Frick, Liectentstein (17 tahun dan 79 hari)
Latvia v Liechtenstein 06/09/1995

Pertama kali memamerkan bakatnya di laga kualifikasi EURO pada bulan September 1995 ketika turun sebagai pengganti di menit 72 di Latvia, tapi tidak mampu membantu timnya menghindari kekalahan 1-0.

Setelah turun di laga kedua dalam kekalahan 9-1 vs Jerman pada tahun 1996, karir internasional Frick yang tadinya menjanjikan terlihat tersendat. Membuat 20 penampilan lagi antara tahun 2004 dan 2007 namun ia gagal mencetak gol untuk Liechtenstein meskipun tampil terutama sebagai penyerang. Ia berkarir dengan setia kepada tim FC Balzers sampai pensunnya di tahun 2008.

Ronny Büchel, Liechtenstein (17 tahun dan 82 hari)
Portugal v Liechtenstein 09/06/1999

Debut internasionalnya pada tahun 1999 sungguh berat, yakni pada laga kekalahan 6-0 vs Portugal. Tapi awal yang sulit itu tidak mencegah gelandang tersebut mengumpulkan 73 caps sebelum akhirnya menarik diri dari tim nasional pada tahun 2010. Sebuah tugas dengan FC Vaduz mendahului satu musim tunggal dengan BSC Young Boys di 2001/02 sebelum bergabung dengan FC Chur 97. Kembali ke Liechtenstein bersama FC USV Eschen/Mauren dan kemudian mengakhiri karirnya sebagai pemain-pelatih di FC Ruggell.

BACA JUGA  Leicester City Bidik Roberto Mancini

Gareth Bale, Wales (17 tahun dan 83 hari)
Wales v Slovakia 07/10/2006

Setelah muncul bersama Southampton FC sebagai bek kiri penyerang dengan kemampuan mematikan dari tendangan bebas, Bale menerima laga Welsh pertamanya melawan Trinidad dan Tobago pada Mei 2006. Debut EUROnya mengesankan untuk sebuah alasan yang aneh: Wales mengalami rekor kekalahan terbesar di kandang, 5-1 vs Slowakia, di mana satu set piece luar biasa dari Bale menjadi hadiah hiburan. Pemain ini lalu bermutasi menjadi penyerang hebat di Tottenham Hotspur FC sebelum mengamankan satu rekor transfer kelas dunia ke Real Madrid CF.

Vagif Javadov, Azerbaijan (17 tahun dan 100 hari)
Serbia v Azerbaijan 02/09/2006

Kapten Inter Baki PIK itu telah menjadi andalan tim nasional sejak memulai debutnya melawan Serbia di kualifikasi Euro 2008. Sebagai pemain pengganti di menit ke-77 ia tidak mampu mencegah kekalahan 1-0, tapi mantan pemain remaja di PFC CSKA Moskva itu telah kemudian memenangkan 47 caps, dan menjaringkan gol penting dalam laga imbang 1-1 vs Rusia di Piala Dunia FIFA dan kualifikasi EURO. “Meskipun berusia muda, pemain lain di tim nasional memperlakukan saya dengan baik,” kata pesepakbola terbaik Azerbaijan tahun 2009 itu. “Semua orang memiliki tujuan yang sama.”

Romelu Lukaku, Belgia (17 tahun dan 113 hari)
Belgia v Jerman 03/09/2010

Memiliki awal yang luar biasa untuk karirnya sebagai pemain 16 tahun dengan RSC Anderlecht, ia mencatatkan 15 gol untuk menjadi pencetak gol terbanyak Liga Pertama Belgia untuk musim 2009/10. Setelah debutan di tim U-21 Belgia, ia lalu direkrut masuk ke dalam skuad senior pada Februari 2010. Ia bermain sebanyak enam kali dalam masa kualifikasi Euro tanpa sekali pun berhasil mencetak gol.

Membuat kepindahan besar ke Chelsea FC pada Agustus 2011, ia sekarang menjadi salah satu striker paling ampuh di Premier League selama masa pinjaman untuk West Bromwich Albion FC dan sekarang di Everton FC.

TINGGALKAN KOMENTAR