Berita Bola, Liga Spanyol - Eks kapten Barcelona, Carles Puyol, sarankan bekas rekan-rekannya untuk fokus kepada permainan dan tidak mengurusi kinerja wasit.

brasil vs kolombia dunga Juan Camilo Zúñiga Neymar radamel falcao tim baru brasil
Seolah-olah pertandingan sepakbola persahabatan antara Brasil dan Kolombia tidak cukup menarik untuk para penonton Florida, Amerika Serikat, bentrokan Sabtu dinihari WIB di Stadion Sun Life memiliki beberapa fakta yang menarik:

Pertama, ini adalah pertandingan pertama Brasil sejak kekalahan Piala Dunia 7-1 yang memalukan vs Jerman dan tersingkir dari perebutan posisi ketiga. Menarik untuk mengamati bagaimana pemain-pemain Brasil berusaha melupakan peristiwa memalukan itu dengan tampil mengesankan.

Kedua, ini adalah laga pertama dari periode kedua kepemimpinan Dunga sebagai pelatih Brasil. Periode pertama ia cukup sukses, bagaimana dengan sekarang?

Ketiga, laga ini akan menyaksikan kembalinya bintang Kolombia Radamel Falcao. Di Piala Dunia kemarin ia absen karena cedera. Namun namanya menjadi buah bibir setelah direkrut Manchester United di saat-saat tutupnya jendela transfer musim panas.

Dan, keempat, ini yang paling dramatis dari semua itu, laga kali ini akan menjadi reuni antara ikon Brasil Neymar Jr dan Juan Camilo Zuniga, pemain Kolombia yang menghantam punggung Neymar sampai menyebabkan retak ruas tulang belakangnya kala laga perempatfinal Piala Dunia (yang dimenangi Brasil 2-1).

Kelima, ini menjadi kesempatan pertama bagi tim baru Brasil. Manager Dunga, kapten Brasil di Piala Dunia 1994 dan pelatih Piala Dunia 2010, kembali bertugas setelah dikontrak untuk menggantikan Luiz Felipe Scolari yang dipecat. Dia menyingkirkan sebagian besar pemain, dan hanya memilih 10 dari 23 pemain dari skuad Piala Dunia-nya Scolari.

BACA JUGA  Radamel Falcao Berhasil Bungkam Para Kritikus

Neymar, Maicon, Ramires, Oscar dan David Luiz adalah pemain-pemain yang masih ada di dalam tim. Sementara Fred, Julio Cesar dan Jo tidak dipanggil masuk.

Penyerang veteran Robinho kembali masuk dalam daftar sebagai pengganti yang terlambat untuk Hulk yang cedera.

Pendatang baru lainnya untuk Gillette Brazil Global Tour ini termasuk mantan pemain remaja sensasional Philippe Coutinho (Liverpool), Ricardo Goulart (Cruzeiro) dan Diego Tardelli (Atletico Madrid). Coutinho, sekarang 22 tahun, sudah tidak bermain untuk tim nasional selama empat tahun terakhir.

“Saya sangat senang, itu sangat istimewa bagi saya, dan saya berharap untuk mengambil keuntungan dari kesempatan ini,” kata Coutinho pada konferensi pers di hotel tim di pusat kota Miami, Selasa. “Apa yang terjadi di Piala Dunia adalah masa lalu. Anda tidak bisa selalu menang. Dengan banyak kerja keras, kami berharap tim nasional memiliki hari yang baik ke depan.”

Ramires, gelandang Chelsea, mengatakan tim sangat bersemangat untuk melupakan Piala Dunia.

BACA JUGA  Bintang Muda Monaco Diburu Enam Raksasa Eropa

“Kami mencoba untuk melakukan apa yang diminta Dunga sehingga kita dapat kembali ke sepakbola Brasil yang sesungguhnya dan apa yang akan selalu menjadi sepakbola Brasil, ” katanya. “Tidak hanya ada satu Piala Dunia. Piala Dunia ini tidak berakhir bahagia, tapi kami memiliki Piala Dunia lain di masa depan.”

Goulart mengatakan selalu ada tekanan saat menjadi anggota tim nasional Brasil, bahkan tekanan itu sekarang lebih besar lagi.

“Tim Brasil selalu di bawah tekanan karena merupakan tim besar yang telah memenangkan lima Piala Dunia,” katanya. “Ada harapan yang sangat tinggi saat Anda memakai kemeja kuning, Anda tahu ini, tapi seluruh kelompok kami siap. Ini menjadi pertandingan yang bagus melawan tim Kolombia yang sangat berbakat.”

Pelatih Kolombia Jose Pekerman, yang dikontrak hingga Piala Dunia 2018, menahan 21 dari 23 pemain dari tim Piala Dunia, termasuk pemenang Golden Boot James Rodriguez. Selain itu juga pemain bintang Falcao, yang cedera dan tidak ikut Piala Dunia. Falcao menjadi berita utama pada hari Minggu setelah penandatanganan dengan Manchester United sebelum jendela transfer ditutup.

TINGGALKAN KOMENTAR