Maradona Satu Hotel Dengan Tim Argentina Jelang Semifinal

Diego Maradona, legenda bola Argentina di tahun 1980-an, menginap di hotel yang sama dengan para pemain tim nasional tim Tango itu, di pantai Rio dari Barra da Tijuca.

Pemain yang memenangi Piala Dunia 1986 tersebut diperkirakan akan menyambangi skuad Albiceleste di latihan-latihan terakhir mereka menjelang laga Senin dinihari WIB.

Ini akan menjadi kali pertama selama turnamen ini Maradona mengunjungi tim asuhan Alejandro Sabella itu, yang selama ini berbasis di Vespasiano, dekat Belo Horizonte, sebuah kota di sisi tenggara Brasil.

Maradona hadir di Piala Dunia Brasil sebagai wartawan stasiun televisi Venezuela, Telesur, kata kantor berita China, Xinhua.

Kehadirannya menyebabkan kekesalan bagi beberapa anggota Asosiasi Sepak Bola Argentina. Presiden AFA Julio Grondona, dengan siapa Maradona memiliki perseteruan sejak lama, menuduh mantan pemain depan Barcelona dan Napoli itu membawa nasib buruk untuk timnya selama laga grup mereka melawan Iran di Belo Horizonte.

Pemain berusia 53 tahun itu meninggalkan stadion Mineirao di menit-menit akhir pertandingan dengan skor masih bertahan 0-0. Setelah itu barulah Lionel Messi mencetak gol kemenangan.

“Maradona pembawa sial,” tulis Grondona di akun Twitternya, setelah laga berakhir.

Maradona adalah kapten tim Argentina saat mengalahkan Jerman 3-2 di final Piala Dunia 1986 di Estadio Azteca di Mexico City.

Belum ketahuan insiden macam apa lagi yang akan terjadi selama Diego Maradona berada di hotel itu. Besar kemungkinan ia akan dicegah untuk menemui anak-anak skuad Albiceleste dengan kepercayaan yang sama, takut kena sial.

BACA JUGA  Radamel Falcao Berhasil Bungkam Para Kritikus

TINGGALKAN KOMENTAR