Berita Bola, Liga Inggris - Jurgen Klopp tegaskan Liverpool tidak takut jelang perjalanan ke Old Trafford lawan Manchester United.

blokade boikot Liga Inggris mike ashley newcastle united pelarangan penjualan newcaste united Premier League Sepak Bola
Main larang dan main boikot terhadap media ternyata bukan cuma praktek para politisi di Indonesia doang. Salah satu klub papan tengah Premier League, Newcastle United, memberlakukan larangan masuk bagi wartawan dan salah satu media Inggris gara-gara tersinggung.

Koran The Daily Telegraph dua hari lalu memberitakan soal rencana penjualan Newcastle United karena pemiliknya tengah mengincar pembelian satu klub Skotlandia, Rangers.

Rupanya, entah si pemilik atau manajemen klub tersinggung dengan pemberitaan itu dan memblokade semua kehadiran reporter atau siapa pun yang mewakili si media.

Seperti dilaporkan oleh NBC Sports, memang dibandingkan dengan peliputan politik, ada lebih banyak laporan rumor dan spekulatif di  media olahraga, tapi cara Newcastle United memperlakukan media sangat tidak masuk akal.

BACA JUGA  Kapten Manchester United Didukung Pindah ke China

Insiden terbaru ini terjadi ketika penulis Lukas Edwards dan The Daily Telegraph tidak diizinkan untuk memasuki wilayah milik Newcastle United setelah menerbitkan laporan, yang diistilahkan NUFC sebagai “fakta tidak akurat”, yang mengklaim bahwa pemilik Mike Ashley ingin menjual klub dan mengalihkan uangnya untuk membeli Rangers, sebuah klub Skotlandia.

Newcastle mengklaim bahwa mereka tidak dimintai komentar secara berimbang sebelum penerbitan cerita itu, dan dengan demikian baik Edwards maupun Telegraph tidak dapat meliput klub itu.

Ini bukan kali pertama NUFC bertengkar dengan media. Klub ini juga dikabarkan menerapkan kebijakan di mana media harus membayar untuk mendapatkan akses eksklusif terhadap tim.

NUFC.co.uk mengatakan: “Newcastle United hari ini memboikot Daily Telegraph menyusul laporan yang diterbitkan kemarin (Kamis, 11 September), berjudul ‘Newcastle United Dijual Selagi Ashley Incar Rangers’, serta artikel lanjutan dari wartawan yang sama yang muncul di Daily Telegraph hari ini (Jumat, 12 September).”

BACA JUGA  Ada Frank Lampard Pada Laga Chelsea vs Swansea

“Laporan oleh Lukas Edwards pada tanggal 11 September, dan lagi hari ini (12 September), seluruhnya tidak akurat dan ditulis dengan tujuan meresahkan klub, pemain dan pendukungnya.”

“Ini adalah jurnalisme memalukan dan klub serta pendukungnya berhak menerima permintaan maaf secara penuh dan tanpa syarat dari pihak-pihak yang bersangkutan.”

“Yang benar adalah Mike Ashley tetap berkomitmen untuk Newcastle United.”

“Untuk menghindari keraguan, untuk sisa musim ini dan SETIDAKNYA sampai akhir musim depan, Mike Ashley tidak akan, dalam bentuk apapun, menjual Newcastle United dengan harga berapa pun.”

“Klub tidak bisa lebih kuat lagi dalam menyatakan posisinya mengenai hal ini.”

TINGGALKAN KOMENTAR