Atletico Madrid Barcelona david villa

Meskipun sudah bukan lagi menjadi bagian dari Barcelona FC dan sudah dijual murah ke Atletico Madrid, rupanya  David Villa tetap bisa membuat pihak Barca pusing tujuh keliling. Kini rupanya Barcelona cemas dengan proses negosiasi transfer antara klub Major League Soccer (MLS) New York City dengan striker Atletico Madrid ini. Aa hubungannya?

Rupanya, kekhawatiran Barcelona ini terkait dengan masalah uang. Mereka masih memperhatikan David Villa karena apabila hengkang ke klub MLS New York City, maka Barca bisa kehilangan pendapatan sebesar 3 juta Euro atau sekitar 48 miliar rupiah.

Semua berawal dari musim panas tahun lalu saat Barcelona memberi konfirmasi penjualan David Villa kepada Atletico Madrid dengan nilai transfer super murah dibanding saat beli Villa, hanya 5,1 juta Euro atau sekita 81,6 miliar rupiah. Padahal nih, Barcelona harus menebus David Villa sebesar 40 juta Euro dari Valencia pada tahun 2010.

BACA JUGA  Andoni Zubizarreta Komentari Filosofi Bola Lionel Messi

Nah yang membuat pusing Barcelona kini, saat dalam persetujuan pihak Atletico akan membayar 2,1 juta Euro di depan. Lalu sisanya senilai 3 juta Euro dipecah menjadi 2 pembayaran, yang pertama sebesar 2 juta Euro baru akan dibayarkan oleh pihak Atletico apabila pada musim berikutnya David Villa tetap tinggal di Vicente Calderon. Sisanya sebesar 1 juta Euro dibayarkan untuk musim 2015-2016.

Pusing bukan kalau jadi pihak Barcelona 🙂 Nah kini dengan semakin gencarnya kedekatan David Villa dengan proses transfer ke klub MLS dan jika saja transfer David Villa terealisasi di musim panas ini, alamat Barcelona merugi 3 juta Euro!

Jadi, total kerugian Barcelona oleh David Villa bila ditotal bakal mencapai 3 juta Euro! Itu belum termasuk jual murah dari harga awal Villa yang sebesar 40 juta Euro!

BACA JUGA  Fans Barcelona Minta Empat Gelar Real Madrid Dicoret!

David Villa benar benar membuat pusing Barcelona musim ini, bukan hanya dari nilai mata uang saja loh, Villa juga  berperan besar atas keberhasilan Atletico menyingkirkan Barcelona di perempat final Liga Champions dan meraih gelar juara La Liga.