Pelatih Barcelona, Frank Rijkaard mengaku sangat malu, setelah skuad andalannya dikalahkan Real Betis 2-3, Minggu 30/3 dini hari kemarin.

Apalagi, kekalahan ini membuat El Barca lengser ke peringkat tiga klasemen sementara La Liga, karena dikalahkan poin Villarreal yang menang 3-0 dari Atletico Madrid.

“Saya merasa malu dengan hasil ini. Sangat sangat terpukul. Tapi, ini bukan saatnya untuk membicarakan mundur atau tidaknya saya dari Barca,” tandas pelatih asal Belanda tersebut.

Rijkaard memang sempat ditanya wartawan, apakah dirinya mempertimbangkan untuk mundur saja dari jabatan pelatih klub Catalunya tersebut. Tetapi, Rijkaard menolak untuk berkomentar lebih jauh.

Dalam laga akhir pekan kemarin, Bojan Krkic dan Samuel Eto’o sempat membuat Barca unggul 2-0 lebih dulu dari tuan rumah Betis. Tetapi, Betis membalasnya dengan satu gol Juanito dan dua gol Edu.

BACA JUGA  Andoni Zubizarreta Komentari Filosofi Bola Lionel Messi

“Saya yakin, kami memiliki para pemain yang tahu apa yang dibutuhkan, untuk mendominasi jalannya pertandingan, meski itu digelar di kandang lawan. Saya tidak mau menggunakan kata ‘relaksasi’ karena itu akan membuat kami menyerah pada nasib dan makin terpuruk,” tegasnya.

Menurutnya, kekalahan itu memang disebabkan beratnya pertandingan yang harus dijalani.”Kami kalah dalam pertandingan yang tampaknya mudah. Kekalahan ini tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujar Rijkaard. (cha)

BAGIKAN
BerikutnyaMU lamar bek Porto Bosingwa