Gilabola.com - Juara Italia Juventus sedang memantau kinerja dari tiga pemain FC Porto, demikian berita yang dilansir berbasis Tuttosport.

Cristiano Ronaldo El Clasico Isco james rodriguez karim benzema Lionel Messi Neymar

Real Madrid adalah tim yang sangat baik dan boleh membanggakan gaya menyerang mereka yang sangat ampuh di Eropa. Mereka sekarang telah mencetak 33 gol hanya dalam sembilan pertandingan dan pemain bintang mereka Cristiano Ronaldo memiliki rekor mengesankan dengan 20 gol di semua jenis kompetisi musim ini.

Jika Real luar biasa maka Ronaldo adalah sudah tidak bisa digambarkan dengan kata-kata.

Ronaldo telah membukukan 16 gol dalam sembilan pertandingan dan telah mencetak gol di 11 pertandingan pertandingan berturut-turut. Tidak buruk untuk seorang pemain yang pada usia 29 yang seharusnya berada di ujung karirnya tetapi tidak ada tanda-tanda seperti itu karena Ronaldo saat ini sedang dalam bentuk fenomenalnya.

Kemenangan Madrid atas Barcelona di El Clasico pertama musim ini memperlihatkan suatu sepakbola menyerang yang efisien dan efektif yang sangat mempesona untuk menonton. Barcelona sebenarnya memiliki catatan pertahanan paling mengesankan di Liga Spanyol. Mereka tidak kebobolan satu gol pun di liga sampai dengan kekalahan Sabtu kemarin.

BACA JUGA  Real Madrid Kalah, Ramos Minta Pemain Tenang

Inilah tiga resep Real Madrid membungkam Barcelona.

Pertama, kemampuan menyerang Real Madrid.

Real yang memiliki catatan menyerang liga terbaik di La Liga seperti membuat pekerjaan ringan merobek pertahanan Barcelona yang kalah kuat dan takluk oleh oleh beberapa pemain terbaik dunia, melalui permainan disiplinKarim Benzema, pemainan sangat berbakat James Rodriguez, usaha tak kenal lelah Toni Kroos dan Isco yang mengesankan.

Kedua, kecepatan.

Usaha gol pertama oleh NeymarBarcelona tidak bisa menahan tekanan Real yang datang secara terus menerus dan akhirnya kebobolan melalui penalti ketika Pique dipaksa melakukan pelanggaran sementara mencoba mencegah sebuah umpan silang rendah yang berbahaya.

Setelah turun minum maka seluruh tim Real mempercepat langkah mereka di seluruh lapangan, yang segera membawa mereka dalam memimpin skor melalui sundulan dari Pepe.

Sundulan Pepe menyoroti kerentanan Barcelona dalam membela umpan crossing dan 10 menit kemudian Benzema memanfaatkan kelemahan pertahanan lain ketika ia bekerja sama dengan Isco, Ronaldo dan Rodriguez untuk menemukan ruang di belakang pertahanan Barcelona yang tampak kewalahan.

BACA JUGA  Hasil Leganes vs Deportivo La Coruna, 26 Februari 2017

Ketiga, tidak terhentikan.

Dominasi Real dalam El Clasico pertama musim ini sangat jelas melalui fakta bahwa mereka senang untuk membiarkan serangan Barcelona, seolah-olah mereka sedang menunggu Barcelona untuk menghentikan langkah mereka sendiri sebelum Real memulai penyerangannya.

Real Madrid hanya menerapkan sedikit tekanan dan membuat sangat sedikit tekel.

Barcelona tercatat menguasai bol lebih banyak, yang terjadi karena serangan mereka cenderung lebih rumit dan lebih perlahan dibangun, sementara Madrid jauh lebih cepat mencapai kotak penalti Barcelona dan memanfaatkan sebagian besar ruang kosong di antara lini tengah dan pertahanan Barcelona yang tidak terjaga.

Pasukan Luis Enrique mungkin adalah tim paling berbakat yang Real telah hadapi musim ini, tapi banyak tim akan belajar, bahwa jika mereka ingin mengalahkan Real Madrid mereka butuh lebih dari sekedar bakat.

TINGGALKAN KOMENTAR