Persija Jakarta Kehilangan Banyak Penonton Lawan Pusamania Borneo FC

Persija Jakarta langsung kehilangan banyak penonton secara drastis saat melawan kubu Pusamania Borneo FC di Liga 1 Indonesia. Hal ini bertolak belakang dengan saat lawan kubu JDT.
Berita Terkini - Persija Jakarta langsung kehilangan banyak penonton secara drastis saat melawan kubu Pusamania Borneo FC di Liga 1 Indonesia. Hal ini bertolak belakang dengan saat lawan kubu JDT.

Berita Bola – Persija Jakarta langsung kehilangan banyak penonton secara drastis saat melawan kubu Pusamania Borneo FC di Liga 1 Indonesia. Hal ini bertolak belakang dengan saat lawan kubu JDT.

Empat hari setelah sukses mencetak rekor penonton terbanyak di ajang Piala AFC, jumlah pendukung Persija Jakarta di partai melawan Borneo FC langsung kedodoran. Laga pekan keempat Liga 1 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/04/2018) itu hanya ditonton 25.448 orang saja.

Persija Jakarta saat menghajar kubu Johor Darul Takzim (JDT) di Piala AFC, Selasa (10/04/2018) bisa ditonton 60.157 pendukung yang membuat SUGBK penuh. Matchday kelima Grup H tersebut padahal digelar di hari kerja yang seharusnya tak banyak penonton.

Persija artinya sudah kehilangan 34.709 penonton ketika melawan kubu Pusamania Borneo FC. Tak peduli laga berlangsung di akhir pekan, partai tersebut sama sekali tidak mengundang banyak pendukung.

Partai melawan JDT lantas dinilai jauh lebih bergengsi jika dibandingkan saat mereka menghadapi Borneo FC. Laga tersebut memang bisa mempengaruhi peluang Persija untuk melaju ke babak berikutnya hingga lebih seksi untuk ditonton.

Advertisement

Jumlah penonton saat menjamu Borneo FC juga jadi yang terkecil dalam dua partai kandang Persija di musim ini. Bagaimana tidak, pertandingan home pertama melawan Arema FC bahkan mampu menyedot 62.273 pendukung.

Jadwal pertandingan yang mepet diduga menjadi faktor utamanya hal ini bisa terjadi. Sementara dugaan lainnya ialah karena mahalnya harga tiket termurah partai kandang Persija Jakarta. Untuk tribun ekonomi sendiri, para penonton harus membayar uang sekitar Rp 65-75 ribu sekali pertandingan.