Gagal Dapat Penalti, Arsene Wenger Kecam Penolakan VAR

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, kecewa Liga Inggris tidak akan menerapkan teknologi VAR musim depan, setelah ia mengalami sendiri tidak diberikan penalti kontra Newcastle United.
Berita Terkini - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, kecewa Liga Inggris tidak akan menerapkan teknologi VAR musim depan, setelah ia mengalami sendiri tidak diberikan penalti kontra Newcastle United.

Gilabola.com – Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, kecewa Liga Inggris tidak akan menerapkan teknologi VAR musim depan, setelah ia mengalami sendiri tidak diberikan penalti kontra Newcastle United.

Arsenal harus pulang ke London dengan kepala tertunduk setelah gol Alexandre Lacazette di menit 14 mampu dibalas oleh Ayoze Perez dan Matt Ritchie di St James’ Park, Minggu.

Akan tetapi gol The Gunners sebenarnya bisa bertambah andai wasit Anthony Taylor menganggap Jamaal Lascelles handball di dalam kotak terlarang usai terkena tendangan Pierre-Emerick Aubameyang.

Sayangnya wasit Taylor hanya menganggapnya sebagai tendangan penjuru saja dan Arsene Wenger percaya Liga Inggris akan tertinggal dari liga-liga lainnya karena tidak menerapkan VAR.

Seperti diketahui, dua hari lalu mayoritas klub-klub Liga Inggris memilih untuk menolak penerapan teknologi VAR pada musim depan dengan harapan bisa mempelajari kelancaran sistem tersebut di liga-liga lain selama satu musim penuh.

Advertisement

“Wasit adalah wasit. Yang ingin Anda lakukan adalah membantu [meringankan kinerja] wasit. Sayangnya Liga Inggris telah memutuskan untuk tidak menerapkan VAR. Menurut saya itu keputusan yang buruk,” ujar Wenger.

“Dengan keputusan tersebut saya yakin kita akan tertinggal dari liga-liga lain di seluruh dunia.”

Kekalahan dari Newcastle United itu menjadi catatan buruk Arsenal, yang untuk pertama kalinya sejak 1984 gagal meraih kemenangan tandang di lima laga beruntun.

“Ini menjadi cerita jalannya musim. Kami menguasai 70 persen bola, unggul 1-0 dan pada akhirnya kalah 2-1, dan Anda bertanya-tanya bagaimana mungkin bisa kalah di laga ini,” tambah Wenger.

“Kami kebobolan dua gol mudah. Di babak kedua saya merasa para pemain harus membayar keletihan fisik karena melakoni laga Kamis malam (Jumat WIB kontra CSKA Moscow di Rusia).”

“Kami bermain dengan semangat baik tapi hasilnya buruk. Ini sulit untuk diterima.”

“Tentu saja [performa tandang] ini mengkhawatirkan sebab secara tradisi kami memiliki catatan yang hebat di laga tandang. Ini menjadi beban di dalam pikiran kami. Setelah Anda berada di spiral negatif seperti itu, sulit untuk bangkit.”

“Saya tidak ingin menyebutkan kesimpulan akhirnya. Saya rasa sulit untuk mengkombinasikan bermain di Liga Eropa pada Kamis dan bermain pada hari Minggu.”