Jerman Kecewa Mesut Ozil Berfoto Dengan Presiden Turki

Bintang klub Liga Inggris Arsenal, Mesut Ozil, dikritik oleh Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) setelah ia berpose untuk foto bersama dengan Presiden Turki yang kontroversial, Recep Tayyip Erdogan.
Berita Terkini - Bintang klub Liga Inggris Arsenal, Mesut Ozil, dikritik oleh Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) setelah ia berpose untuk foto bersama dengan Presiden Turki yang kontroversial, Recep Tayyip Erdogan.

Gilabola.com – Bintang klub Liga Inggris Arsenal, Mesut Ozil, dikritik oleh Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) setelah ia berpose untuk foto bersama dengan Presiden Turki yang kontroversial, Recep Tayyip Erdogan.

Salah satu petinggi Federasi Sepak Bola Jerman mengatakan, Mesut Ozil telah dieksploitasi oleh presiden Recep Tayyip Erdogan untuk sebuah ‘aksi kampanye’.

Ozil, yang keturunan Turki, bertemu dengan Erdogan, yang berada di Inggris untuk kunjungan kenegaraan.

Dia bergabung dengan gelandang Manchester City Ilkay Gundogan, pemain berkebangsaan Jerman keturunan Turki lainnya, dan striker Everton Cenk Tosun, yang lahir di Jerman.

Reinhard Grindel, presiden DFB, mengatakan dia kecewa kepada bintang The Gunners, Ozil. Grindel mengkritik pertemuan tersebut karena DFB tidak setuju dengan sudut pandang politik Erdogan.

Advertisement

Turki sering mendapat kecaman karena Erdogan melakukan penangkapan ribuan orang dengan tudingan berniat melakukan makar.

Dalam sebuah pernyataan, Grindel mengatakan: “DFB tentu saja menghormati situasi khusus bagi para pemain kami dengan latar belakang migran, tetapi sepakbola dan DFB mewakili nilai-nilai yang tidak cukup dihormati oleh Erdogan.”

“Oleh karena itu, bukan hal yang baik bahwa pemain internasional kami telah membiarkan diri mereka dieksploitasi untuk aksi kampanye pemilihannya. Ini jelas tidak membantu upaya integrasi DFB.”

Koordinator tim Jerman Oliver Bierhoff menambahkan: “Saya masih sama sekali tidak ragu tentang komitmen Mesut dan Ilkay untuk bermain bagi tim nasional Jerman dan seberapa banyak mereka menyatu dengan nilai-nilai kami.”

“Mereka tidak menyadari simbolisme foto-foto ini, tetapi kami tidak dapat mendukungnya, dan kami akan mendiskusikan masalah ini dengan para pemain.”