Juarai Liga Inggris, Pep Guardiola Anggap Remeh Liga Champions

Pep Guardiola yakin kesuksesan Manchester City meraih titel Liga Inggris lebih penting dibanding piala Liga Champions.
Berita Terkini - Pep Guardiola yakin kesuksesan Manchester City meraih titel Liga Inggris lebih penting dibanding piala Liga Champions.

Gilabola.com – Pep Guardiola yakin kesuksesan Manchester City meraih titel Liga Inggris lebih penting dibanding piala Liga Champions.

The Skyblues dinobatkan sebagai juara Liga Inggris, Senin, setelah Manchester United kalah dari West Brom di Old Trafford, Minggu malam.

Kekalahan The Red Devils itu cukup mengejutkan sebab The Baggies adalah klub penghuni dasar klasemen. Bahkan kemenangan tadi malam pun tak mampu membawa mereka bergeser dari posisi juru kunci.

Dengan selisih 16 poin dan lima laga tersisa, United secara matematis tidak akan bisa menyalip City walau The Citizens gagal meraih kemenangan di sisa lima pertandingan tersebut.

Akan tetapi kesuksesan tersebut terasa hambar sebab pekan lalu City gagal melangkah ke babak semi final usai ditaklukkan oleh Liverpool.

Advertisement

City harus menahan malu dihancurkan The Reds di Anfield, seperti Januari silam tapi dengan skor yang berbeda, yaitu tiga gol tanpa balas.

Berusaha untuk meraih tiket ke babak semi-final, City bermain menyerang sejak menit pertama pada leg kedua di Etihad dan hasilnya Gabriel Jesus mencatatkan namanya di menit kedua.

Sayangnya Mohamed Salah dan Roberto Firmino memastikan langkah anak asuh Jurgen Klopp ke babak semi-final dan akan menjumpai AS Roma.

Pembelaan pun muncul dari mulut Guardiola, yang percaya kesuksesan di liga domestik lebih penting dibanding menjadi juara Liga Champions.

“Jika Anda meraih 87 poin dan tersisa lima laga, itu karena kami bermain luar biasa kala orang-orang berkata apa yang terjadi pekan lalu sebagai kegagalan besar,” ujar pria asal Spanyol ini. “Mereka tidak mengerti apapun mengenai sepak bola.”

“Liga Champions berisikan tujuh pertandingan. Anda bisa menjadi pemenang Liga Champions tapi liga [domestik] bermain tiap tiga hari selama satu bulan penuh.”

“Maafkan saya tapi apa yang telah dilakukan para pemain sepanjang musim merupakan hal yang lebih penting,” tegasnya.