Ryan Mason Sambut Baik Peluang Melatih di Tottenham Hotspur

Ryan Mason segera jadi staf pelatih Tottenham Hotspur setelah ia putuskan pensiun dari sepakbola di usianya yang baru 26 tahun.
Ryan Mason segera jadi staf pelatih Tottenham Hotspur setelah ia putuskan pensiun dari sepakbola di usianya yang baru 26 tahun.

Gilabola.com – Setelah menyatakan pensiun di usia 26 tahun, pemain Hull City Ryan Mason sambut baik ajakan Mauricio Pochettino yang ingin mengangkatnya jadi staf pelatih di klub masa kecilnya, Tottenham Hotspur.

Mason terpaksa mengundurkan diri dari dunia sepakbola di usianya yang baru 26 tahun, setelah ia alami retak tulang tengkorak sekitar 13 bulan lalu. Pada Januari 2017, Mason bertabrakan dengan Gary Cahill, saat Hull City bertemu Chelsea di sebuah pertandingan Liga Premier – sebelum Hull terdegradasi ke Championship.

Setelah Mason menyatakan pensiun, manajer Tottenham Mauricio Pochettino beri penghormatan padanya. Setelah Spurs berhasil menahan imbang Juventus, 2-2, Rabu (14/2) kemarin, pelatih asal Argentina itu mengatakan pintu Spurs selalu terbuka bagi Mason.

Mason yang pernah satu kali membela Timnas Inggris pada tahun 2015 itu, merupakan jebolan akademi Tottenham Hotspur. Ia datang ke klub itu saat usianya masih delapan tahun. Kini, Mason pun menyambut gembira tawaran Pochettino untuk dirinya.

Advertisement

Kepada talkSPORT, Mason ungkapkan ambisinya untuk memulai karir pelatihnya dengan membina pemain di akademi Hotspur dan membantu mereka mendapat promosi ke tim utama.

“Saya ingin tetap dekat dengan sepakbola, dengan cara apapun, dan akan sangat memalukan jika saya benar-benar menjauh dari dunia itu,” tandas Mason dalam wawancara tersebut.

“Saya habiskan 18 atau 19 tahun di Tottenham ,dan bukan rahasia lagi bahwa itulah klub saya. Saya orang Tottenham, saya telah lewati masa kecil saya di klub ini, dan itu ada dalam DNA saya,” tambahnya.

“Saya telah belajar banyak dari mereka, dan saya pikir jika saya masuk ke jalur pelatihan, filosofi dan cara mengajar saya adalah cara Tottenham,” ungkap Mason yang sempat dipinjamkan Spurs ke sejumlah klub level bawah tersebut.

“Saya yakin pada titik tertentu, tapi saya belum tahu kapan, saya ingin ikuti pembinaan dan membantu pra pemain muda wujudkan langkah itu, dari pemain akademi menjadi pemain di tim utama,” ujarnya.