Atletico Madrid dan Marseille Terancam Kena Sanksi UEFA

Atletico Madrid sukses memenangi final Liga Europa melawan Marseille akan tapi kedua klub terancam dikenai sanksi UEFA.
Berita Terkini - Atletico Madrid sukses memenangi final Liga Europa melawan Marseille akan tapi kedua klub terancam dikenai sanksi UEFA.

Gilabola.com – Atletico Madrid sukses memenangi final Liga Europa melawan Marseille akan tapi kedua klub terancam dikenai sanksi UEFA.

Dua gol Antoine Griezmann dan sebiji dari Gabi pada Kamis (17/05) dini hari WIB kemarin memastikan perolehan trofi Liga Europa. Kemenangan itu pun menjadi perpisahan yang membanggakan bagi Fernando Torres serta Gabi yang sama-sama habis kontraknya.

Namun sayang kebahagiaan itu sedikit tercoreng setelah UEFA menjatuhkan sanksi terhadap Los Rojiblancos karena adanya desain logo perang partai terlarang, Nazi, di tribun penonton.

Selain itu ada pula tuduhan pembakaran petasan di tribun oleh para suporter Atleti sehingga akan dirapatkan pada 31 Mei nanti oleh Badan Kontrol, Etika dan Disipliner UEFA.

Khusus untuk lambang swastika Nazi, pekan ini seorang fans Atletico dikenai denda sebesar Rp 49 juta oleh komite anti kekerasan Spanyol pada pertandingan melawan Real Betis bulan lalu.

Advertisement

Selain denda, ia pun dikenai larangan memasuki fasilitas olahraga selama 12 bulan karena mengembangkan balon yang menampilkan lambang swastika.

Sang lawan, Olympique Marseille pun dijatuhi sanksi oleh UEFA karena kericuhan penonton, perusakan fasilitas stadion, menyalakan kembang api, melakukan pelemparan ke lapangan dan menunda-nunda kick-off.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada gerakan para suporter Marseille yang memang bertujuan merusak Stadion Groupama karena rivalitasnya dengan Lyon.

Lyon sendiri sempat mengajukan keluhan atas nyanyian para suporter sang rival tersebut, termasuk unggahan pemain Manchester City, Benjamin Mendi di akun Instagramnya.

Sebelumnya pada babak 16 besar Liga Europa tiga orang suporter Marseille ditahan pihak kepolisian Spanyol karena melakukan keributan di luar stadion, dengan korban dua orang pihak keamanan stadion, Maret kemarin.