Justin Kluivert Serang Balik Ajax Soal Perpanjangan Kontrak

Justin Kluivert berbalik menyerang timnya sendiri, klub Liga Belanda Ajax Amsterdam soal perpanjangan Kontrak. Sebelumnya tim sudah kadung berseteru dengan agen sang pemain, siapa lagi kalau bukan Mino Raiola.
Berita terkini - Justin Kluivert berbalik menyerang timnya sendiri, klub Liga Belanda Ajax Amsterdam soal perpanjangan Kontrak. Sebelumnya tim sudah kadung berseteru dengan agen sang pemain, siapa lagi kalau bukan Mino Raiola.

Gilabola.com – Justin Kluivert berbalik menyerang timnya sendiri, klub Liga Belanda Ajax Amsterdam soal perpanjangan Kontrak. Sebelumnya tim sudah kadung berseteru dengan agen sang pemain, siapa lagi kalau bukan Mino Raiola.

Sosok pemain muda berbakat Belanda yang tengah menjadi buruan banyak klub, Justin Kluivert (19 tahun) dikabarkan mengecam klubnya, Ajax Amsterdam. Ia dikabarkan menyebut mereka telah tega memaksanya untuk menandatangani kontrak baru.

Beberapa klub yang sempat dikaitkan dengan nama Justin Kluivert sendiri antara lain Manchester United, Manchester City, Barcelona hingga AS Roma. Jelas proses trasfernya bisa sangat menguntungkan dari segi keuangan, namun klub tak ingin ia pergi dulu.

Belakangan negosiasi perpanjangan kontrak antara kubu Ajax dan pihak Kluivert tak kunjung temui titik terang. Hal ini membuat CEO Ajax, Edwin van der Sar sampai emosi dan menuduh agen Kluivert, Mino Raiola sudah diam-diam mempengaruhi kliennya untuk pergi.

Advertisement

Fans Ajax belakangan jadi ikutan terpancing mengkritik Kluivert dengan menyebut putra legenda Belanda, Patrick Kluivert itu sudah mulai serakah. Ajax sampai harus memberi peringatan kepada pemain muda itu untuk segera teken kontrak baru atau dia akan dijual sebelum kontraknya habis pada 2019. Kluivert meradang dan menganggap jika permintaan itu adalah sebuah bentuk pemaksaan.

“Ajax ingin saya pilih memperpanjang kontrak saya saja biar mereka bisa meminta lebih (ketika menjual),” cerocos Kluivert kepada Volksrant dengan emosi jiwa.

“Apa sih yang sesungguhnya mereka inginkan dari saya? Rencana saya adalah bertahan, tapi banyak terjadi juga belakangan ini. Fans berpikir ini hanyalah semuanya tentang uang, sementara semua orang tahu saya mendapat bayaran yang bagus. Saya sama sekali tidak menunggu masalah uang. Sepakbola itu penting. Saya hanya ingin mengembangkan diri saja,” tegasnya.

“Kurang lebih saya sudah diberitahu bahwa saya harus teken kontrak. Jika tidak saya harus angkat kaki. Kemudian saya jadi berpikir. Saya berbicara singkat dengan (direktur teknik) Marc Overmars. Saya benar-benar merasa sudah ditekan. Yang terpenting bagi Ajax adalah saya memperpanjang kontrak. Maka ini bukanlah tentang sepakbola saja, tapi murni tentang uang,” pungkasnya.