Kapten Marseille Langgar Tabu, Sentuh Piala Liga Europa, Gagal Juara Deh

Dimitri Payet menyentuh trofi Liga Europa sebelum kick-off partai final dan kutukan itu segera menghantuinya. Ia cedera di menit 31 dan Marseille kalah 3-0 di tangan Atletico Madrid
Dimitri Payet menyentuh trofi Liga Europa sebelum kick-off partai final dan kutukan itu segera menghantuinya. Ia cedera di menit 31 dan Marseille kalah 3-0 di tangan Atletico Madrid

Gilabola.com – Ada satu aturan tak tertulis di lapangan olahraga: Jangan sentuh piala sebelum memenanginya. Kapten Marseille Dimitri Payet melanggar tabu itu dan ia cedera di menit 31 laga final Liga Europa.

Salah satu takhayul yang hidup di lapangan olahraga adalah bahwa Anda tidak boleh menyentuh trofi sebelum Anda memenanginya, dan kutukan seperti itu menimpa Dimitri Payet pada laga final Liga Europa, Kamis dinihari.

Sebelum kick-off antara Marseille vs Atletico Madrid, sang playmaker dan mantan pemain West Ham United itu menyentuh piala Europa League dengan tangan kirinya, dan memulai permainan dengan baik. Sang pemain Perancis itu memberi umpan matang ke Valere Germain untuk satu kesempatan emas pada menit keempat.

Namun sejak saat itu segala sesuatunya berubah menjadi buruk. Antoine Griezmann memanfaatkan satu kesalahan lawan untuk membuatnya 1-0 untuk Los Colchoneros. Dan Payet menyerah pada cedera hamstring tak lama setelah itu.

Advertisement

Setelah jelas bahwa petualangannya malam itu sudah berakhir, pemain berusia 31 tahun itu meninggalkan lapangan dengan bercucuran air mata dan dihibur oleh rekannya satu tim asal Perancis, Antoine Griezmann.

Contoh terkenal lainnya tentang kutukan menyentuh piala dialami bos AC Milan saat ini, Gennaro Gattuso. Ia seperti tidak sabar mengangkat piala dan menyentuh trofi kuping besar pada paruh waktu final Liga Champions antara AC Milan vs Liverpool pada musim 2004/05. Klub Italia tersebut unggul 3-0 pada saat istirahat tetapi kemudian disusul 3-3 oleh The Reds dan kemudian kalah dalam adu penalti.

Takhayul yang sama bisa dibilang pertama kali muncul di Amerika Serikat, di mana pemenang konferensi di NHL berhenti mengangkat piala sebelum mereka memenangkan Piala Stanley.

Laga itu sendiri usai dengan skor 3-0 untuk Los Indios setelah Griezmann menambahkan gol kedua, dan kemudian di menit-menit akhir gol ketiga dilesakkan oleh Gabi.