Gianluigi Donnarumma Nangis Diserang Fans AC Milan

Kiper muda Gianluigi Donnarumma menangis usai jadi serangan aksi cemoohan fans AC Milan di laga Coppa Italia, Kamis (14/12) dinihari tadi.
Kiper muda Gianluigi Donnarumma menangis usai jadi serangan aksi cemoohan fans AC Milan di laga Coppa Italia, Kamis (14/12) dinihari tadi.

Dalam laga di babak 16 besar itu sendiri, Gianluigi Donnarumma sebenarnya berhasil menjaga gawang AC Milan tetap clean sheet. Rossoneri berhasil kandaskan Hellas Verona, 3-0.

Namun, kiper berusia 18 tahun itu jadi cemoohan fans Milan setelah ia kembali terlibat dalam perselisihan kontrak yang sebenarnya telah berlangsung lama. Awal pekan ini, agennya Mino Raiola mengungkapkan, Donnarumma telah meminta Milan untuk batalkan kesepakatan yang telah ditandatanganinya musim panas lalu.

Menurut laporan Corriere dello Sport, Donnarumma mengklaim dirinya ‘terpaksa’ memperpanjang kontraknya ketika itu, karena ‘tekanan psikologis’ dan Raiola sekarang ingin membuat kiper muda Italia itu tersedia dengan status bebas transfer di pengujung musim ini.

Sebelum bentrokan antara Milan dengan Verona di Coppa Italia, Rabu malam waktu setempat atau Kamis dinihari, Donnarumma disambut dengan sebuah spanduk yang dipegang fans Milan di San Siro. “Kekerasan psikologis dengan memberi Anda enam juta euro per musim dan mengontrak saudara parasit Anda? Sudah waktunya untuk pergi … kesabaran kami padamu sudah berakhir!”, demikian kata-kata dalam spanduk tersebut.

Donnarumma tampak sangat kecewa dengan reaksi pendukung Milan, yang juga mencemooh dan bersiul saat namanya dibacakan pihak pemandu acara di stadion, sebelum pertandingan.

Advertisement

Namun, kiper jangkung yang baru berusia 18 tahun itu langsung dihibur Leonardo Bonucci, bahkan saat masih di ruang ganti sebelum pertandingan dimulai maupun di atas lapangan. Bek tengah veteran itu ungkapkan banyak kata-kata penyemangat pada Donnarumma.

“Dia masih berusia 18 tahun, tentu saja dia terguncang. Saya hanya bisa berterima kasih atas apa yang dia lakukan,” ujar bos Milan, Gennaro Gattuso.

“Untuk pemain seusianya, dia kiper terbaik di dunia saat ini. Anda bisa tahu dari wajahnya bahwa dia tidak bahagia, tapi saya mengenalnya sebagai seorang atlet dan anak muda yang hebat. Dia akan mendapat perlindungan dari saya, semua perlindungan yang bisa saya berikan,” tambah Gattuso.

“Jika klub mengatakan tidak perlu menjual siapa pun, juga tidak mau, mengapa kita harus membicarakan hal ini?”, tandasnya.

“Saya menghormati para suporter, tapi dia merajuk pada saya selama empat hari, karena saya menepikannya di kandang untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir ini. Dia tidak pernah melewatkan sesi latihan, apalagi pertandingan,” ungkap Gattuso.

Saya merasa tidak enak dengan hal ini, karena orang menggambarkannya sebagai monster dan dia tidak pantas mendapatkannya. Untungnya, hanya sembilan ribu orang di stadion malam ini, bayangkan bagaimana rasanya jika ada 50 ribu orang yang menghina dia,” tandasnya.