Guiseppe Marotta: VAR Sebaiknya Digunakan Di Liga Champions

Guiseppe Marotta menilai teknologi VAR sebaiknya digunakan di ajang sebesar Liga Champions. Hal ini sekalian mendukung pendapat presiden Juventus, Andrea Agnelli.
Berita Terkini - Guiseppe Marotta menilai teknologi VAR sebaiknya digunakan di ajang sebesar Liga Champions. Hal ini sekalian mendukung pendapat presiden Juventus, Andrea Agnelli.

Berita Bola – Guiseppe Marotta menilai teknologi VAR sebaiknya digunakan di ajang sebesar Liga Champions. Hal ini sekalian mendukung pendapat presiden Juventus, Andrea Agnelli.

Sosok Direktur Juventus, Guiseppe Marotta, telah mengungkapkan keinginannya untuk bisa melihat teknologi VAR digunakan di Liga Champions di musim mendatang. Teknologi tersebut ia nilai bisa membantu wasit untuk membuat keputusan yang tepat saat memimpin pertandingan.

Juventus sendiri sudah kadung gagal melaju ke semi-final usai mendapatkan keputusan kontroversial dari wasit yang memimpin laga leg kedua saat melawan Real Madrid, Michael Oliver. Oliver sempat tak ragu menunjuk titik putih karena menganggap Mehdi Benatia melanggar Lucas Vazquez di kotak terlarang.

Karuan insiden tersebut jadi memicu banyak komentar beragam dari berbagai kalangan sampai sekarang, termasuk di Italia. Presiden Juventus, Andrea Agnelli, juga sempat mengungkapkan keinginannya untuk membantu UEFA untuk bisa mengaplikasikan VAR di kompetisi tersebut.

Mendengar hal itu, Marotta langsun setuju dengan komentar sang presiden. VAR ia nilai bisa membantu wasit untuk membuat keputusan dan telah memberikan dampak positif di beberapa kompetisi Eropa yang sudah menerapkannya.

Advertisement

“Saya jelas sepakat dengan pendapat presiden, yang diekspresikan dengan sangat sopan sekali. Saya juga ingin mengatakan bahwa kami butuh adanya perubahan dalam gaya wasit di Eropa,” ujar Marotta melalui kesempatan di Mediaset Premium.

“Sekali lagi pada hari ini, kami melihat hadiah penalti dan keputusan tersebut berubah karena penerapan VAR. Di ajang Premier League, mereka bahkan tidak punya wasit garis gawang, sementara Liga Europa malah memilikinya,” pungkas Guiseppe Marotta.