Kylian Mbappe: Cristiano Ronaldo Pahlawan Masa Kecil Saya!

Kylian Mbappe memuji bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.
Kylian Mbappe memuji bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Kylian Mbappe mengatakan Cristiano Ronaldo adalah pahlawan masa kecilnya, tapi bukan lagi pahlawannya di masa kini. Jelas pernyataan yang bertentangan jelang laga Liga Champions mereka.

Kylian Mbappe diberi kesempatan untuk bertemu langsung dengan Ronaldo di Real Madrid musim ini, namun menolak itu demi bergabung dengan klub masa kecilnya Paris Saint-Germain dalam sebuah kesepakatan yang akan menelan biaya 2,8 trilyun rupiah bila dibuat permanen pada akhir musim.

Penampilan mengesankan remaja berusia 19 tahun itu untuk AS Monaco musim lalu menyebabkan ia disebut-sebut sebagai pengganti masa depan bintang Real Madrid, Ronaldo, sebagai salah satu bintang terbesar di dunia.

Namun meski akhirnya batal bertemu sebagai rekan satu tim, keduanya akan bertemu untuk saling berhadapan langsung di babak 16 besar Liga Champions saat PSG berhadapan dengan Madrid, dan Mbappe akan datang dengan tekad mengalahkan pemain idolanya itu.

“Dia adalah pahlawan dari masa kecil saya dan sungguh menakjubkan bertemu dengannya,” katanya kepada Marca.

Advertisement

“Tapi saya adalah pesaing dan orang yang sangat kompetitif dan yang ingin saya lakukan hanyalah menang, menang, menang, jadi tidak masalah siapa yang ada di depan kami, kami ingin menang.”

“Saya mengaguminya saat saya masih muda, tapi itu sudah berakhir. Sekarang saya pergi ke Bernabeu untuk bermain dan menang.”

“Dari seseorang yang telah memenangkan lima Ballon d’Or, Anda bisa belajar banyak darinya. Dia adalah pemain hebat, tapi saya juga ada di sini. Neymar ada di sini dan saya pikir dia sangat mirip dan pada level yang hampir sama dengan Cristiano Ronaldo. Saya belajar dari [Edinson] Cavani sebagai pencetak gol juga.”

Pemain internasional Prancis itu mendapat manfaat dari bermain bersama Neymar dan Cavani sejak bergabung dari Monaco, dan dia telah memperhatikan bintang Brasil itu tidak seegois seperti yang diyakini banyak orang.

“Orang-orang di luar melihat Neymar di lapangan, tapi itu bukan dia,” katanya.

“Orang-orang melihat dia melakukan trik dan menggiring bola dan berpikir bahwa dia hanya berusaha untuk menikmati dirinya sendiri, bahwa dia egois dan hanya memikirkan dirinya sendiri. Tetapi ketika Anda berbagi ruang ganti dengannya, Anda menyadari bahwa ini bukan masalahnya.”

“Memang benar dia orang yang sangat baik, dia tertarik pada orang lain. Dia sangat baik, dan dia bermain untuk tim terlebih dahulu. Memang benar bahwa sepak bolanya adalah tentang menggiring bola dan keterampilan dan Anda tidak akan memintanya untuk berhenti karena dia melakukannya dengan sangat baik.”

“Tidak ada orang yang menggiring bola seperti dia dalam aspek permainan ini. Dia adalah pemain sepak bola yang bisa memenangkan gelar bagi kami dan kami harus memanfaatkannya.”