Liverpool Tak Takut Jumpa Real Madrid, Juventus di 16 Besar

Liverpool tak takut berjumpa tim raksasa seperti Real Madrid, Juventus dan Bayern Munchen di babak 16 besar Liga Champions.

Jurgen Klopp tidak khawatir Liverpool akan bertemu siapa pun di babak 16 besar Liga Champions.
Jurgen Klopp tidak khawatir Liverpool akan bertemu siapa pun di babak 16 besar Liga Champions.

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp memuji anak asuhnya sesudah tampil tanpa cela saat menghancurkan Spartak Moscow dengan skor tujuh gol tanpa balas dalam laga terakhir Grup E Liga Champions di Anfield, Kamis (7/12) dini hari WIB.

The Reds memastikan lolos ke babak 16 besar dengan tampil apik di Anfield dini hari tadi. Tuan rumah mampu mencetak tiga gol dalam 18 menit pertama dan menambah empat gol lagi di babak kedua.

Pemain buruan Barcelona, Philippe Coutinho, berhasil mencetak hattrick pertamanya di Liverpool, diikuti dua gol dari Sadio Mane serta masing-masing sebiji gol dari Roberto Firmino dan Mohamed Salah.

Atas penampilan seperti inilah Jurgen Klopp merasa tidak takut untuk bersua tim-tim besar seperti Bayern Munchen, Real Madrid atau Juventus pada saat pengundian 16 besar nanti.

“Saya tidak masalah ketemu siapa saja. Biasanya saya selalu dipasangkan kontra Real Madrid, jadi kita lihat saja nanti,” canda Klopp pada BT Sport.

“Kami tidak memiliki lawan favorit. Rasanya senang (bisa kembali ke babak knockout) setelah sekian lama absen. Saya suka dengan berita seperti ini.”

“Tidak ada yang bisa bayangkan bahwa kami bisa seperti ini hari ini. Ini laga penentuan bagi kedua kesebelasan.”

“Spartak Moscow tim yang bagus. Saya tahu Anda tidak akan berpikir demikian saat ini tapi mereka lawan yang sulit untuk ditaklukkan.”

“Kami memulai laga dengan sempurna dan setelah bisa unggul kami tidak perlu bertahan. Ini malam yang indah di Anfield. Saya tidak perlu berkata apa-apa lagi soal laga ini. Segalanya baik-baik saja.”

Sementara itu pelatih Spartak, Massimo Carrera, mengakui timnya tidak siap untuk tampil di laga-laga besar.

“Saya tidak ingin berkata bahwa seharusnya Spartak menang tapi penampilan kami menunjukkan bahwa kami kekurangan kualitas,” ujar Carrera.

“Itu membuktikan bahwa kami tidak dilatih untuk bertanding di kompetisi Liga Champions.”

“Ini hasil yang berat untuk diterima. Saya tidak pernah mengalami hasil akhir seperti ini. Kami harus menganggapnya sebagai pelajaran.”

Sepakbola.cc