Pep Guardiola Bangga Meski Manchester City Kalah

Pep Guardiola pilih mengabaikan kekalahan pertama Manchester City sejak April dan bangga dengan hasil tim di Liga Champions.

Pep Guardiola pilih mengabaikan kekalahan pertama Manchester City sejak April dan bangga dengan hasil tim di Liga Champions.
Pep Guardiola pilih mengabaikan kekalahan pertama Manchester City sejak April dan bangga dengan hasil tim di Liga Champions.

Pep Guardiola memuji pemain muda Manchester City, Tosin Adarabioyo, Brahim Diaz dan Phil Foden atas penampilan mereka melawan Shakhtar Donetsk.

Pep Guardiola mengabaikan kekalahan pertama Manchester City sejak April dan memuji penampilan tiga pemain muda yang diberi kesempatan untuk bersinar melawan Shakhtar Donetsk di Liga Champions pada Kamis (7/12) dini hari WIB.

Gol dari Bernard Anicio Caldeira Duarte dan Ismaily Goncalves dos Santos mengantar City ke kekalahan pertama mereka, yang terjadi di Liga Champions musim ini. Gol Sergio Aguero dari titik putih di penghujung laga merupakan gol hiburan belaka.

Phil Foden yanng berusia 17 tahun lebih 4 bulan menjadi pemain asal Inggris termuda yang bermain sebagai starter di Liga Champions, sementara Tosin Adarabioyo yang berusia 20 tahun turun dari awal laga di lini belakang dan Brahim Diaz yang berusia 18 tahun sempat meluncurkan tendangan yang membentur tiang gawang sesaat setelah dia turun dari bangku cadangan.

Meski The Citizens gagal menutup fase Grup F dengan catatan sempurna, Guardiola merasa puas dengan permainan timnya melawan Shakhtar yang lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up grup.

“Selamat kepada mereka tapi kami juga lolos ke babak knockout,” kata Guardiola kepada BT Sport.

“Kami memulai dengan sangat baik tapi mereka berhasil membalasnya dengan mencetak gol pertama. Gol kedua terjadi karena kami tidak bertahan dengan baik tapi kami memberikan perlawanan.”

“Saya sangat senang untuk Tosin, Brahim dan Phil atas cara mereka bermain melawan tim berbakat seperti Shakhtar. Kami datang ke sini untuk menang tapi tidak bisa – tapi kami telah mencobanya.”

“Kami tertinggal 2-0 tapi kami terus berusaha. Kami sedikit berubah dan kami menciptakan beberapa ruang bagus di luar kotak penalti tapi mereka bertahan dengan baik di dalam. Tapi kami berhasil lolos ke babak selanjutnya dan saya senang atas penampilan tim.”

Sepakbola.cc