UEFA Bela Wasit Real Madrid vs Juventus

UEFA mengecam ancaman terhadap wasit Michael Oliver dan istrinya. Wasit Inggris itu menjadi pusat kontroversi setelah memberi menit terakhir bagi Real Madrid yang menyingkirkan Juventus dari Liga Champions.
Berita Terkini - UEFA mengecam ancaman terhadap wasit Michael Oliver dan istrinya. Wasit Inggris itu menjadi pusat kontroversi setelah memberi menit terakhir bagi Real Madrid yang menyingkirkan Juventus dari Liga Champions.

Gilabola.com – UEFA mengecam ancaman terhadap wasit Michael Oliver dan istrinya. Wasit Inggris itu menjadi pusat kontroversi setelah memberi menit terakhir bagi Real Madrid yang menyingkirkan Juventus dari Liga Champions.

Los Blancos gagal mempertahankan performa di leg pertama saat menang tiga gol tanpa balas di Turin. Mereka dengan cepat tertinggal tiga gol di Santiago Bernabeu oleh Bianconeri, pekan lalu.

Menit-menit penghabisan sudah di depan mata sebelum extra time ketika wasit Michael Oliver menunjuk titik putih. Keputusan tersebut diberikan karena Medhi Benatia mendorong Lucas Vazquez di kotak terlarang dan tim tamu langsung melancarkan protes.

Penjaga gawang Gianluigi Buffon pun dikenai kartu merah pertama sepanjang keikutsertaannya di Liga Champions, yang diyakini menjadi musim terakhirnya.

Cristiano Ronaldo mampu mengeksekusi dengan baik dan membawa El Real melangkah lebih dekat ke partai final, tapi kemudian Buffon meradang dengan menyebut Oliver sebagai wasit yang tidak cakap kala melakukan tugasnya.

Advertisement

Andrea Agnelli bahkan menyebut Oliver anti dengan klub-klub asal Italia dan yakin tidak pantas bertugas serta menekankan agar video asisten wasit (VAR) diterapkan pada musim depan.

Sayangnya akun jejaring sosial istri Michael Oliver, yang juga seorang wasit, dipenuhi pelecehan dan ancaman sehingga UEFA harus turun tangan.

“UEFA secara tegas mengutuk semua tindak pelecehan terhadap Michael Oliver dan istrinya,” ucap salah satu juru bicara organisasi sepak bola tertinggi bagi benua Eropa tersebut.

“Kami menghubungi mereka untuk memberikan dukungan dan kami yakin otoritas terkait akan mengambil tindakan bagi individu-individu yang bersikap tidak sepantasnya, baik di dalam maupun di luar jejaring sosial media.”